Senin, 14 Maret 2011

inter milan

Oleh : Very V-ians
Interisti

Edisi Spesial
FORZA INTER MILAN U R THE BEST!!!!!
………..Dua Gol Milito Pastikan Inter Milan TREBLE WINNER ITALIA 2010!!!
~Biodata Club
~Presiden Club
~Gelar
~Sejarah Inter Milan
Moratti Hidupkan Kembali La Grande Inter

PERJALANAN INTER MILAN
FORZA INTER U R THE BEST!!!!!

Biodata Club
Presiden Club
Gelar
Sejarah Inter Milan
Daftar Pemain


Nama : Football Club Internazionale Milano SpA
Berdiri : 9 Maret 1908.
Stadion : Stadio Giuseppe Meazza, Milan, Italia (kapasitas 85.443).
Luas (105m x 65m)
Julukan : Nerazzurri (Hitam Biru), La Beneamata (Yang Tersayang), IL Biscione (si Ular Besar).
Pusat Latihan : Centro Sportivo Angelo Moratti, La Pinetina, Appiano Gentile
Alamat : Corso Vittorio Emanuele II 9 - 20122 Italy
Telpon : 24-20122. Telepon : +39 02-77151, +39 02-781514
Situs : www.Inter.it
(sumber:Goal.com)

Presiden Club Inter Milan
1. 1908-1909 = Giovanni ParamithiottiM
2. 1909 - 1910 = Ettore Strauss
3. 1910 - 19112 = Carlo De Medici
4. 1912 - 1914 = Emilio Hirzel
5. 1914 - 1914 = Luigi Ansbacher
6. 1914 - 1919 = Giuseppe Visconti Di Modrone
7. 1919 - 1920 = Giorgio Hulss
8. 1920 – 19223 = Francesco Mauro
9. 1923 - 1926 = Enrico Olivetti
10. 1926 - 1929 = Senatore Borletti
11. 1929 - 1930 = Ernesto Torrusio
12. 1930 – 1932 = Oreste Simonotti
13. 1932 - 1942 = Ferdinando Pozzani
14. 1942 - ? Mei 1955 = Carlo Masseroni
15. 28 Mei 1955-1968 = Angelo Moratti
16. 1968 – 1984 = Ivanoe Fraizzoli
17. 1984 -Februari 1995 = Ernesto Pellegrini
18. 18 Februari 1995 - 30 Januari 2004 = Massimo Moratti
19. 30 Januari 2004 - 4 September 2006 = Giacinto Facchetti
20. 2006 - kini = Massimo Moratti
( Sumber :Friday, 30 October 2009 sumber:http://www.enainteristi.freejoomlas.com)
Prestasi Inter Milan.
1. Seri A 18 1909/10 1919/20 1929/30 1937/38 1939/40 1952/53 1953/54 1962/63 1964/65 1965/66 1970/71 1979/80 1988/89 2005/06(1) 2006/07, 2007/08, 2008-09, 2009/10. (1) FIGC menyatakan Internazionale sebagai Juara Seri A setelah Juventus terbukti terlibat dalam Calciopoli.
2. Piala/Liga Champions 3 :1963/64 1964/65 2009/2010
3. 6 kali juara Coppa Italia : 1938/39, 1977/78, 1981/82, 2004/05, 2005/06, 2010


4. Piala UEFA 3 :1990/91 1993/94 1997/98
5. Piala Interkontinental 2 :1964 1965
6. 6 kali juara Super Coppa Italia : 1989, 2005, 2006, 2008, 2009, 2010
7. Copa Presidente De La Republica 1 :1982
8. Copa Santiago Bernabeu 1 :2001
9. Coppa Dell'Amicizia Italo-Francese 1 :1959
10. Coppa Pirelli 7 :1996 1997 2000
2001 2002 2003 2005
11. Coppa Sky 1 :2004
12. Coppa Sud Tirol 2 :2003 2005
13. Memorial Giorgio Ghezzi 1 :1992
14. Memorial Luigi Campedelli 1 :1993

15. Mohamed V Trophy 1 :1962
16. Torneo Natale Milano 1 :1934
17. Torneo Milano 1 :1993
18. Trofeo Valle D'Aosta 1 :1998
19. Trofeo Birra Moretti 2 : 2001 2002
20. Trofeo Ciudad De Vigo 1 :1996
21. Trofeo Vincenzo Spagnolo 1 :1998
22. Triangolare Bolzano 1 :2005
23. Piala Eropa Tengah (Central Europe Cup) atau (Piala Mitropa) 1 :1933
(Dahulu Piala Mitropa mempunyai kedudukan yang sama dengan Piala/Liga Champions pada masa sekarang).
(sumber:http://www.enainteristi. freejoomlas.com Senin, 24 Mei 2010)
24. Seri A 18 1909/10 1919/20 1929/30 1937/38 1939/40 1952/53 1953/54 1962/63 1964/65 1965/66 1970/71 1979/80 1988/89 2005/06(1) 2006/07, 2007/08, 2008-09, 2009/10. (1) FIGC menyatakan Internazionale sebagai Juara Seri A setelah Juventus terbukti terlibat dalam Calciopoli.
25. Piala/Liga Champions 3 :1963/64 1964/65 2009/2010
26. 6 kali juara Coppa Italia: 1938/39, 1977/78, 1981/82, 2004/05, 2005/06, 2010
27. Piala UEFA 3 :1990/91 1993/94 1997/98
28. Piala Interkontinental 2 :1964 1965
29. 6 kali juara Super Coppa Italia: 1989, 2005, 2006, 2008, 2009, 2010
30. Copa Presidente De La Republica 1 :1982
31. Copa Santiago Bernabeu 1 :2001
32. Coppa Dell'Amicizia Italo-Francese 1 :1959
33. Coppa Pirelli 7 :1996 1997 2000 2001 2002 2003 2005
34. Coppa Sky 1 :2004
35. Coppa Sud Tirol 2 :2003 2005
36. Memorial Giorgio Ghezzi 1:1992
37. Memorial Luigi Campedelli 1 :1993
38. Mohamed V Trophy 1 :1962
39. Torneo Natale Milano 1 :1934
40. Torneo Milano 1 :1993
41. Trofeo Valle D'Aosta 1 :1998
42. Trofeo Birra Moretti 2 2001 2002
43. Trofeo Ciudad De Vigo 1 :1996
44. Trofeo Vincenzo Spagnolo 1 :1998
45. Triangolare Bolzano 1 :2005
46. Piala Eropa Tengah (Central Europe Cup) atau (Piala Mitropa) 1 :1933 (Dahulu Piala Mitropa mempunyai kedudukan yang sama dengan Piala/Liga Champions pada masa sekarang). (sumber:http://www.enainteristi. freejoomlas.com Senin, 24 Mei 2010)


JUARA SERI A ITALIA SEPANJANG MASA
Tahun Juara

1898 Genoa
1899 Genoa
1900 Genoa
1901 Milan
1902 Genoa
1903 Genoa
1904 Genoa
1905 Juventus
1906 Milan
1907 Milan
1908 Pro Vercelli
1909 Pro Vercelli
1909-10 Inter Milan
1910-11 Pro Vercelli
1911-12 Pro Vercelli
1912-13 Pro Vercelli
1913-14 Casale
1914-15 Genoa
1915-19 Absen karena perang dunia I
1919-20 Inter Milan
1920-21 Pro Vercelli
1921-22 Pro Vercelli
1922-23 Genoa
1923-24 Genoa
1924-25 Bologna
1925-26 Juventus
1926-27 Torino
1927-28 Torino
1928-29 Bologna
1929-30 Ambrosiana-Inter Milan
1930-31 Juventus
1931-32 Juventus
1932-33 Juventus
1933-34 Juventus
1934-35 Juventus
1935-36 Bologna
1936-37 Bologna
1937-38 Ambrosiana-Inter Milan
1938-39 Bologna
1939-40 Ambrosiana-Inter Milan
1940-41 Bologna
1941-42 Roma
1942-43 Torino
1943-45 Absen karena perang dunia II
1945-46 Torino
1946-47 Torino
1947-48 Torino
1948-49 Torino
1949-50 Juventus
1950-51 Milan
1951-52 Juventus
1952-53 Inter Milan
1953-54 Inter Milan
1955-56 Inter Milan
1956-57 Milan
1957-58 Juventus
1958-59 Milan
1959-60 Juventus
1906-61 Juventus
1961-62 Milan
1963-64 Bologna
1964-65 Inter Milan
1965-66 Inter Milan
1966-67 Juventus
1967-68 Milan
1968-69 Fiorentina
1969-70 Cagliari
1970-71 Inter Milan
1971-72 Juventus
1972-73 Juventus
1973-74 Lazio
1974-75 Juventus
1975-76 Torina
1976-77 Juventus
1977-78 Juventus
1978-79 Milan
1979-80 Inter Milan
1980-81 Juventus
1981-82 Juventus
1982-83 Roma
1983-84 Juventus
1984-85 Verona
1985-86 Juventus
1986-87 Napoli
1987-88 Milan
1988-89 Inter Milan
Tahun Juara
1989-90 Napoli
1990-91 Sampdoria
1991-92 Milan
1992-93 Milan
1993-94 Milan
1994-95 Juventus
1995-96 Milan
1996-97 Juventus
1997-98 Juventus
1998-99 Milan
1999-00 lazio
2000-01 Roma
2001-02 Juventus
2002-03 Juventus
2003-04 Milan
2004-05 Tanpa Pemenang (gelar Juventus dicopot)
2005-06 Inter Milan (gelar limpahan)
2006-07 Inter Milan
2007-08 Inter Milan
2008-09 Inter Milan
2009-10 Inter Milan
Inter Milan
SEJARAH AWAL
Internazionale Milano, atau yang biasa dikenal sebagai Inter Milan berdiri pada 9 Maret 1908. Klub ini merupakan pecahan dari AC Milan yang berusia sembilan tahun lebih tua. Internazionale Milano Football Club terlahir dengan sebuah pembangkangan. Dikatakan ironis, memang ironis; namun, itulah
yang terjadi di masa lalu. Seajarah Inter berawal dari Milan Cricket & Football Club yang didirikan pada tanggal 16 Desember 1899 oleh tiga orang berkebangsaan Inggris, yakni Herbert Kilpin, Allison dan Davies. Ketiga serangkai tersebut dibantu oleh tiga rekannya yang lain, yakni Alfred Edwards, Barnett dan Nathan.
Para pendiri dan anggota Milan Cricket & Football Club awalnya mungkin tidak pernah mengira dan menyangka-nyangka kalau klub olahraga itu bakal pecah. Alasannya pun terbilang sepele. Sebagian anggota yang dipimpin oleh Giovanni Paramithiotti, memprotes kebijakan klub dalam pembatasan anggota. Ketika itu, Milan tidak mengizinkan pemain asing memperkuat timnya dan hanya menerima pemain Italia dan Inggris, tidak dari negara lain. Kegerahan atas dominasi pemain lokal di AC Milan.
Beberapa yang tidak setuju lalu Sekelompok orang Italia dan Swiss (Giorgio Muggiani, Bossard, Lana, Bertoloni, De Olma, Enrico Hintermann, Arturo Hintermann, Carlo Hintermann, Pietro Dell'Oro, Hugo and Hans Rietmann, Voelkel, Maner, Wipf, dam Carlo Ardussi) pun akhirnya meninggalkan Milan Cricket & Football Club dan sepakat mendirikan klub tandingan.membentuk klub sendiri Pada Senin, 9 Maret 1908, bertepatan di Restoran Dell 'Orologio, berdirilah Internazionale Milano Football Club yang kelak dikenal dengan nama Inter Milan.
Meski cara yang digunakan adalah pembangkangan pada awalnya, di kemudian hari ada satu hal yang patut diacungi jempol dari Internazionale Milano Football Club yakni tujuannya yang berlaku untuk 'umum'. Dengan kata lain, terbuka untuk siapa saja, tanpa membedakan bangsa dan negara, dan bersifat global. Intinya, dari awal, klub ini telah berani mengesampingkan perbedaan rasial dan diskriminasi sosial.
Begitu Internazionale mendeklarasikan sifanya yang terbuka untuk umum, sejumlah pemain asing mulai berdatangan. Kebanyakan dari mereka berasal dari Swiss. Bahkan, kapten pertama klub ini pun orang berkebangsaan Swiss, Ernst Marktl.
Untuk membedakan identitas diri secara jelas dari saudara tuanya, Milan; mereka menugaskan George Muggiani, seorang desain lokal, untuk merancang sebuah kostum. Sesuai kesepakatan, Muggiani lantas memakai warna dasar emas dipadukan garis hitam-biru secara vertikal.
Kostum sudah selesai. Tiba saatnya membentuk organisasi klub. Sebagai penghormatan atas ide 'gilanya' yang membentuk klub pelarian, Giovanni Paramithiotti, diangkat sebagai presiden klub pertama di Internazionale Milano Football Club.
Sejak dibentuk, klub ini terbuka untuk semua pemain dari negara lain. Tahun kedua mengikuti kompetisi Serie A, Inter yang bermaterikan pemain asing dan Italia langsung menjadi kampiun. Berkat jasa para pemain asingnya, Internazionale tak harus menunggu lama mendapatkan gelar pertamanya. Pada musim 1909/10, Internazionale memperoleh trofi pertamanya. Adalah Virgilio Fosatti I, kapten dan pelatih yang berperan besar memadukan kolaborasi Italia-Swiss di Internazionale. Ia meninggal saat terlibat dalam Perang Dunia I.
Fakta Menarik Lain
Giorgio Muggiani, salah satu orang yang menggagas terbentuknya Inter juga merupakan pelukis yang mendesain logo klub yang bertahan hingga sekarang ini. Virgilio Fossati adalah kapten dan pelatih yang membawa Inter untuk pertama kalinya menjadi scudetto. Ia meninggal saat terlibat dalam Perang Dunia I.
Berganti Nama
Internazionale berkembang begitu pesat dari awal terbentuknya. Namun, keterpurukan juga sangat cepat terjadi. Setelah memperoleh trofi pertamanya, Internazionale haru menunggu sepuluh tahun kemudian untuk bisa kembali mendapatkan trofi keduanya, yakni pada musim 1919/20. Dimana ketika itu Internazionale dipimpin oleh presiden Giorgio Hulls dan allenatore Nino Rosegotti. Uniknya, yang menjadi kapten tim adalah anak dari mantan pelatih Internazionale yang pertama kali memperoleh trofi juara, yakni Virgilio Fosatti II.
Setelah di tahun 1922 Inter seharusnya terdegradasi ke Serie B, performa tim mereka menukik tajam dan akhirnya menempati posisi dasar klasemen Grup B Serie A. Namun setelah mengirim petisi bersama editor La Gazzetta dello Sport untuk membolehkan mereka tetap bermain di Serie A atas pertimbangan keuangan, Federasi Sepakbola Italia (FIGC) mengabulkan permintaan tersebut. Inter pun tetap ambil bagian dalam kompetisi Serie A di tahun 1923 dan sebagai gantinya, Venezia yang memiliki peringkat lebih baik namun tidak memiliki dasar keuangan yang cukup bagus harus terdegradasi.
Cerita berlanjut dan berkaitan dengan catatan sejarah besar yang dibincangkan di Eropa dan negara-negara lainnya. Di zaman fasis, Italia terkenal dengan kediktatoran Benito Mussolini, yang bercita-cita menjadikan Italia sebagai negara super power. Imbasnya, perubahan kebijakan di negara Spaghetti tersebut. Segala hal diatur agar sesuai dengan paham yang dia terapkan. Itulah awal dimana Internazionale 'dipaksa' melebur dengan klub lokal Unione Sportivo Milanese pada musim 1928/29. Sehingga membuat nama Internazionale berubah menjadi Ambrosiana-Inter.
Kala itu, Internazionale dianggap Mussolini tak sesuai dengan fahamnya. Ketika itu, Internazionale memang banyak diperkuat oleh pemain asing dari luar Italia.
Sedangkan sebagai negara penganut faham fasis, Italia lebih mengunggulkan bangsanya sendiri atau anti asing.
Inter juga sempat berganti nama menjadi Ambrosiana SS Milano selama era fasisme di Italia setelah bergabung dengan Milanese Unione Sportiva pada tahun 1928. Bahkan setahun kemudian presiden klub terpilih Oreste Simonotti mematenkan nama Inter menjadi AS Ambrosiana di tahun 1929.
Walau demikian fans Inter tetap memanggil klub kesayangan mereka itu dengan panggilan yang sama seperti dulu dan pada akhirnya pada tahun 1931, presiden baru Inter Ferdinando Pozzani mengubahnya lagi menjadi AS Ambrosiana-Inter.
Meski harus merubah namanya, Inter tetaplah Inter. Ini terlihat dari tiga gelar yang diperoleh ketika memakai nama Ambrosiana-Inter. Bahkan, ketika meraih scudetto ketiganya di musim 1929/30, dimana faham fasis masih berlaku, Inter dilatih oleh seorang allenatore asing bernama Arpad Veisz.
Selama zaman Fasis, Kebijakan ypolitik mempengaruhi setiap lini kehidupan di Italia, termasuk dunia sepakbola Italia. Inter diwajibkan menggabungkan diri dengan Milanese Unione Sportiva dan tim ini memenangkan Scudettonya yang ketiga di bawah Nama Ambrosiana Inter. 1934 Nerazzurri Allemandi, Castellazzi, Demaria dan Giuseppe Meazza memenangkan World Cup bersama timnas Italia di Roma pada 1934.
Dalam proses merebut gelar juara, kontribusi pemuda bernama Giuseppe Meazza -yang kelak namanya dijadikan sebagai nama stadion Inter Milan- sangat besar. Kesuksesan klub di era 1930-an tak lepas dari pemain yang kelak akan menjadi legenda sepanjang masa bagi Inter dan Italia.
Dua tahun kemudian, Frossi dan Locatelli memenangkan medali emas di Berlin Olimpic. 1938 Para pemain Inter, Ferraris II, Ferrari, Locatelli dan Meazza dilibatkan di dalam tim Azzurri dan memenangkan World Cup 1938 di Paris. Di tahun yang sama, Scudetto keempat diraih, begitu juga gelar Coppa Italia pertama pada 1939.
Usai Perang Dunia II, tepatnya pada tahun 1946, Ambrosiana-Inter kembali mengganti nama menjadi Internazionale seperti nama awalnya berdiri. Orang yang berperan besar dalam hal ini adalah Carlo Masseroni, presiden klub sejak tahun 1942.
Setelah akhir Perang Dunia II, nama tersebut dihapus dan kemudian diganti ke nama awal, Internazionale FC Milano dan dipertahankan hingga saat ini.
Warna hitam mewakili gelapnya malam dan biru menggambarkan langit. Sempat terjadi perubahan saat Inter dimerger dengan Unione Sportiva Milanese di tahun 1928, yaitu kostum mereka berganti putih dengan tanda palang merah di bagian dada, namun setelah Perang Dunia II usai, Inter kembali ke warna awal mereka.
Pada 1940 Nama Ambrosiana ditinggalkan, tepatnya Bulan Oktober 1945, dan klub kembali ke Nama yang sebelumnya, Inter. 1947 Giuseppe Meazza memainkan pertandingan resminya yang ke 408 dan menandai berakhirnya karir si legenda tersebut dengan seragam Inter. Striker Inter yang mencapai status legenda ini mengoleksi 287 gol hingga 1979, dan satu tahun kemudian, namanya diabadikan sebagai Nama resmi stadion San Siro sebagai penghormatan atas jasa-jasanya.
1953 Nerazzurri memenangkan Scudetto mereka yang keenam pada1953 dan mengulangi sukses satu tahun berikutnya. Inter memakai kostum kebesarannya seperti awal berdiri, yakni hitam-biru. Selama dua belas tahun Masseroni menjadi nahkoda kapal Internazionale, dua scudetti berhasil digenggam. Hebatnya, itu dilakukan dua musim berturut-turut; 1952/53 dan 1953/54 dengan pelatih Alfredo Foni.
Era ini terkenal empat Nama yang menjadi motor kesuksesan Inter,
mereka adalah: Benito “Veleno” Lorenzi (Italia), Skoglund (Swedia), Wilkes (Belanda) dan Nyers yang tak berkewarganegaraan. 1963 Angelo Moratti menjabat sebagai Presiden Inter, dan Helenio Herrera mengawaki pasukan yang tak terlupakan: Sarti, Burgnich, Facchetti, Bedin, Guarneri, Picchi, Jair, Mazzola, Milani (Domenghini), Suarez, dan Corso.
PERKEMBANGAN PERJALANAN INTER
Era Angelo Moratti :
LA GRANDE I
Saat kapal induk Internazionale dipegang oleh Angelo Moratti -ayahanda Massimo Moratti, presiden Inter saat ini-, dimulailah era keemasan yang sampai hari ini masih sering dibincangkan para tifosi. Selama Angelo berkuasa, total tujuh gelar diraih dan gelar Eropa pun dibawanya ke Inter.
Inter memenangkan tiga gelar Serie A (1964, 1965 dan 1966), gelar terakhir menggenapkan raihan sepuluh scudetto dan diizinkan untuk memakai satu bintang emas di seragam Inter. Dua gelar Eropa berhasil diraih, Tepatnya Juara Piala Champions. (1964 melawan Real Madrid dan 1965 melawan Benfica) Dua Intercontinental Cups juga tak terlewatkan (1964 dan 1965), kedua-duanya melawan klub asal Argentina Independiente). 1968 Burgnich, Domenghini, Facchetti, Guarneri dan Mazzola berperan besar untuk timnas Italia, mereka sukses pada Piala Eropa 1968 di Roma. Piala Champions -sekarang dikenal dengan nama League Champions- musim 1963/64 dan 1964/65 serta Piala Interkontinental 1964 dan 1965; merupakan bukti betapa Inter saat itu begitu perkasa. Keperkasaan mereka semakin menjadi-jadi pada musim 1964/65. Inter meraih tiga gelar sekaligus, yakni scudetto, Piala Champions dan Piala Interkoninental.
Di era tersebut Inter benar-benar ditakuti di Italia dan Eropa. Dengan formasi 4-2-4, Inter hebat dalam pertahanan dan peyerangan. Bahkan, Inter sempat dikenal dengan sebutan The Winning Team, yang terdiri dari Sarti (kiper); Burgnich, Facchetti, Bedin, Guarneri (bek); Picchi, Jair (gelandang); Mazzola, Milani, Suarez, Corso (striker).
Angelo Moratti bukan satu-satunya orang yang beperan besar dalam masa
keemasan Inter. Adalah Helenio Herrera yang menjadi pelatih yang merupakan sutradara sesungguhnya kesuksesan Inter. Dalam sejarah klub, sudah ada 55 orang yang sempat menangani Inter dan Helenio Herrera adalah orang terlama yang pernah menjabat sebagai pelatih Inter dengan sembilan musim (delapan tahun berturut-turut) berkuasa. Herrera juga menjadi pelatih dengan catatan sukses terpanjang, dengan tiga scudetto, dua titel Liga Champions dan dua Piala Interkontinental.
Allenatore asal Argentina ini mulai mengarsiteki Inter pada musim 1960/61. Ditangan dingin Herrera, Inter memperagakan sistem pertahanan gerendel atau yang dikela dengan istilah catenaccio. Dialah pelatih yang mempopulerkan taktik dan strategi tersebut. Kelak, dikemudian hari, gaya bertahan ala catenaccio menjadi ciri khas klub-klub dan timnas Italia.
Sebuah klub kadang tak lepas dari masa suram. Demikian juga Inter. Klub yang pernah berjaya di era 1960-an tersebut merasakan kesuraman dengan empat musim paceklik gelar (musim 1966-1970), tak ada satu gelar pun diraih Inter pada masa itu.
Masa suram tak berlangsung lama. Presiden baru, Ivanoe Fraizzoli, berhasil membawa Inter mengulangi masa kejayaannya. Ditandai dengan kemunculan striker kurus, Alessandro Altobelli, Inter mulai merasakan lagi gelar juara.
Sukses Inter tak lepas dari dua pelatih, yakni Gianni Invernizzi dan Eugenio Bersellini. Merekalah yang menyulap Inter kembali menjadi klub yang ditakuti. Invernizzi yang menangani Inter selama dua musim (1970-1972), berhasil menghadirkan satu scudetto pada musim 1970/71. Sementara Berselinni lebih hebat lagi. Raihan dua scudetti plus dua Piala Italia merupakan kado manisnya selama lima musim bekerja untuk Inter.
Tiga tahun kemudian, Nerazzurri memenangkan Scudetto mereka yang ke sebelas di bawah bimbingan dari pelatih Gianni Invernizzi. 1982 Setelah Scudetto yang ke dua belas dimenangkan pada1980, Altobelli, Bergomi, Bordon, Marini dan Oriali memenangkan World Cup bersama timnas Italia di Madrid pada1982.
Pada era kepelatihan Giovanni Trapatoni, Inter memasuki akhir kejayaannya di Serie A. Pelatih top yang dikontrak dari Juventus ini berhasil membawa Inter merengkuh scudetto ke-13 kalinya pada musim 1988/89. Mr. Trap sendiri menangani Inter sejak musim 1986/87.
Inter benar-benar digdaya saat dipegang Mr. Trap. Duet Jerman, Andreas Brehme dan Lothar Matthaeus, merupakan pemain penting dibalik kesuksesan Inter, disamping nama pelatihnya itu sendiri. Kebintangan mereka disokong oleh bintang-bintang lokal, seperti Walter Zenga, Giuseppe Bergomi dan Riccardo Ferri. (sumber:http://www.kaskus.us/blog.php?b=34529)
1989 Inter memenangkan Scudetto mereka yang ketiga belas pada1989, Saat itu tercatat hasil 58 poin dari 34 pertandingan (dua poin untuk satu kemenangan). Satu tahun kemudian trio Inter asal Jerman, Brehme, Klinsmann dan Matthaeus memenangkan World Cup 90. Di tahun yang sama juga, Lothar Matthaeus mencatatkan diri sebagai pemain Inter pertama yang dianugerahkan Pemain terbaik Eropa. 1991 Pada 22 Mei 1991, persisnya 26 tahun setelah sukses internasional mereka yang terakhir, Inter menjuarai UEFA Cup. Matthaeus pun menjadi pemain Inter pertama yang dianugerahi Pemain Terbaik Dunia versi FIFA.
Jadi kesimpulannya. Saat kapal induk Internazionale dipegang oleh Angelo Moratti, dimulailah era keemasan yang sampai hari ini masih sering dibincangkan tifosi. Selama Angelo berkuasa, total tujuh gelar diraih Inter. Benar-benar hebat karena tak hanya gela lokal yang diraih tapi gelar Eropa pun berhasil digondol.Piala Champions musim 1963-64 dan 1964-65 serta piala interkontinental 1964 dan 1965, merupakan bukti betapa Inter saat itu begitu perkasa. Keperkasaan meeka semakin menjadi-jadi pada musim 1964-65. Mereka meraih tiga gelar sekaligus: scudetto, Piala Champions dan Piala Interkontinental.Di era tersebut Inter benar-benar ditakuti. Dengan formasi 4-2-4, Inter hebat dalam penyerangan dan pertahanan. Bahkan Inter sempat dikenal dengan sebutan the winning team. Tim ini terdiri atas: Sarti (kiper), Burgnich, Facchetti, Bedin, Guarneri (bek), Picchi, Jair (gelandang), Mazzola, Milani, Suarez, Corso (striker).Tak hanya Angelo semata yang membuat Inter mencapai keemasannya. Sosok lain yang tidak boleh dilupakan adalah Helenio Herrera. Bahkan tak berlebihan jika disebut dialah sutradara yang sesungguhnya.Allenatore asal argentina ini mulai mengarsiteki Inter pada 1960-61. di tangan dingin Herrera, Inter memperagakan sistem pertahanan gerendel atau yang lebih dikenal dengan istilah catenaccio. Dialah pelatih yang mempopulerkan taktik dan strategi model begitu. Kelak, gaya bertahan ala catenaccio menjadi ciri khas klub-klub dan timnas Italia.Sebuah klub kadang tak lepas dari masa suram, demikian juga Inter. Klub yang pernah berjaya di era 1960-an ini lantas merasakan kesuraman. Inter paceklik akan gelar selama empat musim (1966-1970). Tak satupun gelar juara menghampiri meeka.Untung saja masa suram Inter tak berlangsung lama. Presiden baru, Ivanoe Fraizzoli, berhasil membawa Inter mengulangi masa jayanya. Ditandai dengan munculnya striker kurus, Alessandro Altobelli, Inter mulai merasakan kembali berbagai gelar juara.Sukses Inter di masa ini tak lepas dari peran dua pelatih yaitu Gianni Invernizzi dan Eugenio Bersellini. Merekalah yang menyulap Inter menjadi klub yang ditakuti. Invernizzzi yang menangani Inter selama dua musim (1970-1972), berhasil menghadirkan satu scudetto pada musim 1970-71. Sementara Besellini lebih hebat lagi. Raihan dua scudetto plus dua piala Italia merupakan kado manisnya selama lima musim bekerja di Inter.Bisa dikatakan di masa kepelatihan Giovanni Trapatoni, Inter memasuki akhir masa kejayaannya di serie-A. Pelatih top yang dikontrak dari juventus ini berhasil membawa Inter merengkuh scudetto ke-13 kalinya pada musim 1988-89. Mr. Trap sendiri mulai menangani Inter sejak musim 1986-87.Inter benar-benar digdaya saat dipegang Mr. Trap. Duet jerman yaitu Andreas Brehme dan Lothar Mattheus merupakan pemain penting dibalik kesuksesan Inter. Disamping itu tentu saja pelatihnya sendiri. Kebintangan mereka saat itu juga disokong oleh bintng-bintang lokal macam Walter Zenga, Giuseppe Bergomi, atau Riccardo Ferri.Setelah Ernesto Pellegrini lengser dari kursi presiden, Massimo Moratti tampil pada 1995. Dia ingin mengulang sukses ayahnya yaitu Angelo Moratti.

Era Massimo Moratti
Sejak 18 Februari 1995
1998 Ronaldo menjadi pemain Inter kedua yang dianugerahi Pemain Terbaik Dunia versi FIFA. Meskipun berpredikat sebagai Pemain Terbaik Dunia, Ronaldo belum mampu menghadirkan Scudetto.Inter harus mengakui ketatnya persaingan dengan Juventus.
Inter termasuk salah satu klub tersukses di kompetisi Italia. Total 25 gelar domestik didapat Inter, dengan rekapitulasi 18 titel Serie A, 6 gelar Coppa Italia dan 6 tropi SuperCoppa Italia.
Sementara di event Internasional, Inter yang sejak berdiri banyak bermaterikan pemain internasional malah miskin prestasi. Total, hanya tujuh gelar juara berhasil diboyong, yaitu Liga Champions tiga gelar, Piala UEFA tiga titel dan dua gelar Piala Interkontinental.
Namun yang bisa dibanggakan oleh Inter ketimbang dua rival beratnya, Milan dan Juventus, adalah mereka belum pernah terdegradasi sejak ambil bagian di kompetisi domestik tertinggi Italia. Milan sempat terdegradasi dua kali, sementara Juve tersingkir satu kali ke Serie B gara-gara keterlibatan mereka pada skandal Calciopoli beberapa waktu lalu.
Kostum putih dengan tanda salib merah didada -seperti kostum yang dipakai Inter ketika merayakan 100 tahunnya di musim 2008/09- yang dipakai di era fasis pun ditanggalkan.
Pada tahun 1999, terjadi empat kali pergantian tongkat estafet kepelatihan di tubuh Inter. Mircea Lucescu menjadi orang pertama yang dipercaya menangani Inter sebelum kemudian berpindah ke tangan Luciano Castelini dan berlanjut ke Roy Hodgson sebelum akhirnya dipegang Marcello Lippi.
Pada final UEFA Cup, Inter mengalahkan Lazio 3-0 di Paris dan mengangkat trofi UEFA Cup mereka yang ketiga. Djorkaeff (Perancis) dan Ronaldo (Brazil) beberapa bulan kemudian bertemu sebagai lawan dalam pertandingan final Piala Dunia yang bergengsi. 2000 Tepat 12 April, Ronaldo kembali mengalami cedera parah saat Inter tandang ke kota Roma untuk melawan Lazio dalam ajang Final Coppa Italia.
Musim 2001/02 lini pertahanan Nerazzurri dikomandani bek tangguh asal Perancis Laurent Blanc. Ia menjadi bagian dari tim juara Perancis yang mengalahkan Italia di partai final Piala Eropa 2000.
2002 Scudetto keempat belas yang sudah di depan mata berlalu begitu saja.
Di pertandingan yang sangat menentukan, Inter harus kalah 4-2 atas Lazio di stadion Olimpico Roma. Dan akhirnya Scudetto terbang ke Juventus.
2004 Inter melaju ke babak semifinal dari Liga Champions. Di semifinal Inter bertemu AC Milan dan harus kalah lewat agregat gol tandang Milan. Target juara kembali menguap.

Masa Keemasan Massimo Moratti
Tahun 2005 Roberto Mancini menghentikan era paceklik prestasi yang dialami Inter. Tujuh tahun berlalu sejak trofi terakhir, Mancini mempersembahkan piala Coppa Italia setelah di partai final mengalahkan AS Roma 3-0 Nerazzurri menyelesaikan kompetisi Serie A dengan menempati posisi ketiga di klasemen akhir.
2006 Lagi-lagi Inter sampai di partai puncak Coppa Italia dan lagi-lagi bertemu AS Roma. Hasilnya, Inter bermain seri 1-1 pada leg pertama di Roma dan menang 3-1 di Giuseppe Meazza. Dua bulan kemudian Inter secara resmi dianugerahkan Scudetto Serie A oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Gelar juara keempat belas ini didapatkan setelah Juventus terbukti melakukan perbuatan memalukan dengan mengatur skor pertandingan. Dia awal musim 2006/07 Inter sukses menjuarai Super Cup Italia setelah mengalahkan AS Roma 4-3. 2007 Marco Materazzi dkk kembali menunjukkan keperkasaannya
di Italia setelah mencetak prestasi Scudetto ke 15. Rekor tercipta, 26 kemenangan, 6 kali seri dan hanya 1 kekalahan dari 33 game. Robero Mancini menjadi pelatih yang ketiga di sejarah Inter untuk memenangkan back-to-back sebutan/judul-sebutan/judul liga setelah Alfredo Foni (1952/53 dan 1953/54) dan Helenio Herrera (1964/65 dan 1965/66).(http://www.enainteristi.freejoomlas.comMonday, 07 December 2009 )
Inter Menangi Derby Milan. Milan, 23 Desember 2007 – Inter Milan tampil sebagai pemenang dalam derby Kota Milan. Sempat tertinggal, Nerazzurri akhirnya sukses menundukkan AC Milan dengan skor 2-1.Dengan poin 43, Inter makin kokoh di puncak klasemen. Skuad besutan Roberto Mancini juga mempertahankan rekor belum terkalahkan di Seri A, memenangi 13 laga dan empat kali imbang.Buat Milan, inilah kekalahan keempatnya musim ini. Dengan selisih 25 poin dengan Inter, Diavolo Rosso yang pekan lalu menjadi juara dunia antarklub sepertinya harus menghapus scudetto dari daftar target musim ini.Derby della Madonnina edisi ke 169 di berlangsung dalam tensi tinggi.
Suasana pertandingan yang semula dikhawatirkan akan hambar menyusul ancaman tiffosi melakukan aksi diam tak terbukti, San Siro, Minggu (23/12/2007), tetap bergemuruh oleh fans kedua klub.Milan yang hanya memasang Filippo Inzaghi sebagai penyerang di depan Kaka dan Clarence Seedorf sedikit tertekan di awal laga, beberapa pelanggaran keras terpaksa
dilakukan Rossoneri untuk menahan gempuran Nerazzurri.Zlatan Ibrahimovich, yang dipasangkan denngan Julio Cruz di lini depan Inter, membuka peluang tuan rumah saat laga baru berjalan empat menit. Tendangan first time yang dilepaskannya di tiang jauh Milan setelah menerima crossing Maicon melayang tipis di atas mistar.Namun justru Milan yang lebih dulu membuka keunggulan melalui tendangan bebas Andrea Pirlo di menit 17.
Diawali pelanggaran Ivan Cordoba terhadap Inzaghi tepat di muka kotak penalti, eksekusi Pirlo yang yang bersarang ke pojok kanan gawang Inter hanya mampu dipandangi Julio Cesar.Dalam selang dua menit Inter nyaris menyamakan kedudukan. Setelah Dida melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis crossing Cruz yang
hampir disambar Ibrahimovich, bola justru jatuh ke kaki Luiz Jimenez. Rebound gelandang Chile itu tak juga menyamakan kedudukan karena bola cuma menyasar mistar.Dalam posisi tertekan, Milan melalui serangan balinya malah kembali membahayakan Inter. Skuad besutan Roberto Mancini beruntung memiliki Javier Zanetti yang dengan gemilang menekel Kaka saat menusuk ke kotak penalti.Gempuran demi gempuran yang dilancarkan Inter akhirnya membuahkan hasil di menit 36. Dalam kawalan empat pemain Milan, Cruz yang menerima umpan dari Cambiasso melepaskan tendangan keras yang meski sempat menyentuh tangan Dida namun tetap bersarang di gawang.Dalam kondisi imbang laga tambah sengit. Milan yang sesekali menyerang sempat mengklaim penalti saat Kaka dijatuhkan Cambiasso di kotak terlarang, hal serupa terjadi di kubu Inter setelah Kakha Kaladze menyentuh bola dengan tangan di kotak penalti saat berusaha menyapu bola dari pertahanannya.
Di babak kedua Carlo Ancelotti memasukkan Emerson menggantikan Gattuso dan Gilardino menggantikan Pippo. Pergantian ini sempat terlihat menjanjikan, di menit 49 tandukan Gila meneruskan umpan Maldini gagal menemui sasaran.
Namun kemudian Inter yang lebih menguasai pertandingan dan memaksa Milan bermain setengah lapangan. Peluang membalikkan keadaan pun dimiliki Inter melalui Cambiasso yang menerima bola dari Zlatan, namun lagi-lagi gol urung tercipta karena sepakan dia dari tepi kotak penalti melayang tinggi di atas sasaran.
Berjuang menahan gempuran Inter, Milan justru “memberi” musuh besarnya itu gol kedua di menit 63 melalui Cambiasso. Maldini mengawali bencana tersebut saat dia membuang bola terlalu lemah di depan kotak penalti yang kemudian disambar Cambiasso. Bola yang sepakan Cambiasso sebenarnya tak terlalu keras dan mengarah tepat ke tengah gawang, tapi entah mengapa Dida salah mengantisipasi dan justru menjatuhkan diri ke arah kiri.
Milan baru memiliki peluang menyamakan kedudukan di menit 83 saat Kaka melepaskan tendangan firts time di luar kotak penalti. Namun bola yang mengarah ke tiang jauh diantisipasi oleh Cesar dan cuma membuahkan tendangan sudut. Ambrossini juga membuang peluang terbersih yang dimiliki Milan saat dia gagal membelokkan bola yang dikirim Serginho, padahal dia sudah lolos dari jebakan offside dan tinggal berhadapan dengan Cesar.
Setelah waktu normal berakhir, empat menit waktu tambahan yang diberikan wasit juga gagal dimanfaat Milan untuk menyamakan kedudukan. Skor akhir bertahan pada angka 2-1 untuk keunggulan Inter.
Susunan pemain: Inter: Julio Cesar; Maicon, Cordoba, Samuel (Materazzi 37), Maxwell; Zanetti, Cambiasso, Chivu; Jimenez (Pele’ 79); Cruz (Suazo 86), Ibrahimovic

Milan: Dida; Oddo, Nesta, Kaladze, Maldini; Gattuso (Emerson 46), Pirlo, Ambrosini; Kaka, Seedorf (Serginho 58); Inzaghi (Gilardino 46). (sumber : source:http://www.detiksport.com/)
brahimovic (kiri)

Minggu, 2008 Februari 03. Inter Milan unggul 8 angka atas Roma. Inter Milan masih mengukuhkan keperkasaannya dengan masih bercokol di peringkat pertama klasemen sementara serie A dengan selisih keunggulan 8 points atas rival terdekatnya AS Roma. Hasil kemenangan 1-0 atas Empoli yang dicetak lewat eksekusi penalti oleh Ibrahimovic, yang sampai saat ini telah mencetak 14 gol buat La Beneamata, cukup untuk mengamankan 3 point penuh di San Siro. Tapi untuk ketiga kalinya Inter haus bermain dengan 10 pemain setelah Vieira diusir wasit pada babak pertama. Vieira yang terkena kartu kuning karena mengganggu pergerakan pemain Empoli, berusaha memprotes keputusan wasit yang memberinya kartu kuning tersebut, kemudian wasit malah memberinya kartu kuning yang kedua karena protesnya tersebut alias sent off.Dengan hanya bermain dengan 10 orang sejak menit 39, Inter selalu tertekan karena Empoli berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemainnya dengan terus menggempur pertahanan Inter Milan.
Internisti patut berterima kasih pada Julius Cesar karena tampil gemilang yang selalu menyelamatkan gawang Inter dari kebobolan, puncaknya saat Cesar mematahkan penalti dari Empoli pada menit 83. Hal ini mengamankan raihan 3 poin di kandang sendiri.Sementara pada pertandingan yang lain, As Roma takluk 3-0 atas tuan rumah Siena. THANKS SIENA!!!
Skuad 2008-2009 & Tropi seri A Italia
Sedangkan Juventus dipaksa bermain seri dengan juru kunci cagliari 1-1. Hasil ini membuat Inter Milan unggul 8 poin atas Roma dan 12 poin atas Juventus. (jap). Roberto Mancini akhirnya harus pergi dan Inter Milan Musim 2008/09: di bawah pelatih Jose Mourinho berhasil mempertahankan peringkat 1 dan meraih scudetto Serie ke -17 kalinya.
Liga Champions 2009/2010

Preview Final Liga Champions : Bayern Munchen vs Internazionale Milan

FINAL LIGA CHAMPIONS EROPA 2009/2010
BAYERN MUNCHEN VS INTERNAZIONALE

TANGGAL : 23 MEI 2010
KICK OFF : 01.45 WIB
TEMPAT : ESTADIO SANTIAGO BARNEBAU

Wasit : Howard Melton Webb (Eng)
Asisten : Michael Mullarkey Dan Darren Cann
Fourth Official : Martin Atkinson

Minggu, 23 Mei 2010 dini hari, dua klub elit Eropa yaitu Bayern Munchen vs Internazionale akan bertanding dalam partai puncak memperebutkan tropi Liga Champions Eropa musim 2009/2010. Laga kedua tim akan dilangsungkan di Santiago Barnebau, markas klub Real Madrid. Bayern mengharapkan mendapatkan tropi Liga Champions ke-5, sedangkan Internazionale mengharapkan mereka mendapatkan tropi untuk pertama kalinya dalam 45 tahun. Bayer sangat pede menghadapi Inter karena sebelumnya mereka sudah mengalahkan dua klub Italia yaitu Juventus dan Fiorentina. Interpun optimis mereka akan dapat mengalahkan Bayern di final, mengingat di semifinal mereka dapat mengalahkan juara bertahan, Barcelona.

Pertandingan final Liga Champions Eropa tahun ini dipimpin wasit asal Inggris, Howard Webb dengan asisten Michael Mullarkey and Darren Cann, dan fourth official : Martin Atkinson.
Wasit : Howard Melton Webb (Eng)

Kedua pelatih pernah bekerja sama sewaktu Louis van Gaal menjadi pelatih dan Jose Mourinho sebagai asisten pelatih di Barcelona antara tahun 1997-2000. Salah seorang di antaranya akan tercatat sebagai pelatih yang sukses membawa dua klub berbeda di kompetisi Eropa jika berhasil memenangkan final kali ini.

Pertemuan sebelumnya
Bentrok kali ini merupakan yang kelima antara Bayern dan Inter. Pertemuan terakhir mereka di Liga Champions adalah dalam fase grup musim 2006/2007. Inter dilatih Roberto Mancini, Bayern dilatih Felix Magath. Pada pertemuan pertama di kandang Bayern Munchen, Inter berhasil menahan Bayern dengan skor 1-1. Gol Bayern dicetak Roy Makaay pada menit ke-61 yang dibalas oleh gol Patrick Vieira menit ke-90. Susunan pemain saat itu adalah : Bayern : Kahn, Sagnol, Lucio, Van Buyten, Lahm, Ottl, Salihamidžic (Deisler 79), Van Bommel (Demichelis 73), Schweinsteiger, Pizarro, Makaay (Santa Cruz 83). Inter : Toldo, Zanetti, Samuel, Andreolli, Maicon, Vieira, Mariano González, Maxwell, Solari (Grosso 83), Ibrahimovic (Crespo 46), Figo (Recoba 70).

Pada pertemuan kedua dalam fase grup musim 2006/2007 tanggal 27 September 2006 di kandang Inter, Bayern Munchen berhasil mengalahkan Inter 2-0 melalui gol Claudio Pizarro (menit 81) dan Lucas Podoski (menit 91). Inter menyelesaikan pertandingan ini dengan 9 pemain setelah dua pemainnya Zlatan Ibrahimovich dan Fabio Grosso dikeluarkan. Line up pada saat itu adalah Inter : Julio Cesar, Maicon, Córdoba, Materazzi, Grosso, Zanetti, Figo (Mariano González 67), Dacourt, Stankovic (Solari 77), Ibrahimovic, Crespo (Adriano 77). Bayern : Kahn, Sagnol, Lucio, Van Buyten, Lahm, Salihamidžic (Scholl 70), Van Bommel, Ottl, Schweinsteiger, Pizarro (Podolski 89), Makaay (Santa Cruz 82).

Pada pertemuan babak ketiga Piala UEFA musim 1988/89, Bayern dapat mengalahkan Inter. Pada pertemuan pertama (leg-1) di kandang Bayern, Inter mengalahkan Bayern dengan skor 2-0 melalui gol Aldo Serena (60) dan Nicola Berti (71). Sebaliknya pada leg-2, giliran Bayern mengalahkan Inter di kandangnya 3-1 melalui gol Wohlfarth (33), Klaus Augenthaler (37) dan Jürgen Wegmann (40), gol balasan Inter dicetak Serena. Bayern lolos melalui gol away.

Terakhir kali Bayern meraih tropi Liga Champions tahun 2001. Bayern bergabung dengan Liverpool sebagai pengumpul 5 kali tropi Liga Champions. Bayern dan Liverpool berada di tempat ketiga sebagai pemenang terbanyak Liga Champions setelah Real Madrid dan AC Milan.

Inter berharap dapat merebut tropi Liga Champions tahun ini. Dengan kemenangan ketiga, Inter akan bergabung dengan Barcelona dan Manchester United FC sebagi tim yang berhasil merebut 3 kali tropi Liga Champions Eropa.

Rekor Inter di final Liga Champions adalah dua kali menang dan dua kali kalah :
1964: 3-1 vs Real Madrid CF, Wina
1965: 1-0 vs SL Benfica, Milan
1967: 1-2 vs Celtic FC, Lisbon
1972: 0-2 vs AFC Ajax, Rotterdam

Inter tampil di empat final Piala UEFA pada 1990-an, menang pada tahun 1991, 1994 dan 1998, namun kalah pada tahun 1997.

Javier Zanetti merupakan pemain Inter yang merasakan kekalahan dalam final Piala UEFA 1997 melalui adu penalti melawan FC Schalke 04, tapi mengangkat piala UEFA tahun berikutnya dengan kemenangan 3-0 melawan SS Lazio, mencetak gol kedua Inter.

Bayern dalam Liga Champions tahun ini berhasil mengalahkan 2 tim Italia. Bayern menekuk Juventus di Turin 4-1 pada Desember 2009, dan maju ke babak knock out menemani FC Girondins de Bordeaux di Grup A. Bayern menyingkirkan Fiorentina di babak 16 besar, menang 2-1 di kandang, kalah 2-3 di kandang Fiorentina. Total agregat 4-4 dengan Fiorentina, namun menang gol away. Bayern kemudian sukses mengalahkan Manchester United lewat gol kemenangan away. Di babak semifinal, Bayern menyingkirkan Lyon dengan total agregat 4-0.

Seperti Bayern, Inter finish sebagai runer up di penyisihan grup mendampingi Barcelona di Grup F. Dalam perjalanan ke final, mereke mengalahkan Chelsea dan CSKA Moskow. Di semifinal Inter mengalahkan Barcelona dengan agregat 3-2.

Bayern bertemu dengan klub asal Italia sebanyak 28 kali dengan rekor 9 kali menang, 7 kali seri, dan 12 kali kalah. Inter juga telah 28 kali melawan tim dari Jerman dengan rekor 13 kali menang, 8 kali seri, dan 7 kali kalah.

Pelatih Bayern, van Gaal telah dua kali menghadapi klub asal Italia di final Liga Champions. Tahun 1995 bersama Ajax berhasil mengalahkan AC Milan dengan skor 1-0, namun di tahun berikutnya kalah dari Juventus lewat adu penalti. Bersama Ajax, van Gaal berhasil mengalahkan Torino di final UEFA Cup tahun 1992.

Pertemuan terakhir Inter melawan tim Bundesliga berakhir dengan kekalahan. Menghadapi Werder Bremen di penyisihan grup, di kandang sendiri berakhir 1-1, dan 1-2 di kandang lawan.

Van Gaal dan Mourinho pernah memenangi Liga Champions sebelumnya. – Van Gaal dengan Ajax pada tahun 1995 dan Mourinho tahun 2004 dengan FC Porto. Siapa pun yang menang kali ini akan menjadi pelatih ketiga yang telah mengangkat trofi dengan dua klub yang berbeda, seperti yang dilakukan Ernst Happel dan Ottmar Hitzfeld. Happel sukses merengkuh tropi Liga Champions bersama Feyenoord (1970) dan Hamburger SV (1983). Hitzfeld melakukannya bersama BV Borussia Dortmund (1997) dan Bayern (2001).

Ini adalah lawatan kesepuluh Bayern ke Santiago Bernabéu. Catatan mereka dari sembilan pertandingan sebelumnya ada 2 kali menang, 1 kali seri, dan 6 kali kalah. Inter telah 7 kali ke Santiago Barnebau dengan rekor satu kali menang dan 6 kali kalah.

Dua pemain Bayern pernah tampil di final Liga Champions. Hans-Jörg Butt bersama Bayer Leverkusen tahun 2002 yang dikalahkan Real Madrid dan Van Bommel bersama Barcelona tahun 2006 yang menang atas Arsenal FC.

Samuel Eto’o bermain bersama Van Boomel di Barcelona tahun 2006. Mereka andil dalam kesuksesan Barcelona meraih Liga Champions tahun itu. Di final barcelona mengalahkan Manchester United. Sementara Lucio merupakan patner Han Jorg Butt di Bayern Leverkusen di final Liga Champions 2002. Leverkusen dikalahkan Real Madrid, Lucio mencetak gol saat itu.

Jika Samuel Eto’o mencetak gol ke gawang Bayern dalam final Liga Champions di Santiago Barnebau, maka Eto’o akan tercatat sebagai pemain pertama yang mencetak gol di final Liga Champions Eropa. Sampai sejauh ini tercatat pemain Real Madrid, Alfredo di Stefano melakukannya dengan rekor mencetak gol di 5 final Liga Champions berturut-turut tahun 1956 sampai 1960.

Arjen Robben yang membela Bayern di final kali ini merupakan pemain Chelsea di bawah pelatih Jose Mourinho tahun 2004 sampai dengan 2007, memenangi 2 kali Liga Premier Inggris.

Beberapa orang pemain yang tampil di final musim ini pernah membela Real Madrid. Mereka adalah Esteban Cambiaso, Walter Samuel, Wesley Sneijder, Arjen Robben, dan Samuel Eto’o (karir Eto’o berawal di Madrid sebelum ke Barca).

Pertandingan nanti merupakan pertemuan ketiga dalam final antara klub asal Bundesliga dan Seri A. Dalam 2 kali pertemuan sebelumnya selalu dimenangi klub asal Bundesliga, yaitu :
1983: Hamburger SV 1-0 Juventus
1997: BV Borussia Dortmund 3-1 Juventus

Santiago Bernabéu telah menyelenggarakan tiga kali final Liga Champions :
1957: Real Madrid CF 2-0 ACF Fiorentina
1969: AC Milan 4-1 AFC Ajax
1980: Nottingham Forest FC 1-0 Hamburger SV

Santiago Bernabeu juga menjadi tempat final UEFA European Championship tahun 1964, serta final Piala Dunia 1982 ketika Italia mengalahkan Jerman Barat 3-1.

Rekor Inter adalah:
1-4 v FC Schalke 04, 1996/97 Final UEFA Cup
5-3 v Grazer AK, 1996/97 Putaran kedua UEFA Cup
3-4 v Aston Villa FC, 1994/95 Putaran pertama UEFA Cup
5-4 v Celtic FC, 1971/72 semi-final European Champion Clubs’ Cup

Final kali ini akan tercatat sebagai final Liga Champions Eropa pertama yang dimainkan pada hari Sabtu.

INTER, Road To Final

I Nerazzurri sudah begitu lama tidak merasakan aura begitu luar biasanya menjadi pemenang gelar tertinggi di antara klub Eropa ini sejak 1965 yang lalu. Setelah pada musim sebelumnya 1963/1964 juga menjadi juara. Terakhir mereka lolos ke final kompetisi yang dulunya bernama Piala Eropa itu pada musim 1971-1972. Itu berarti sudah 37 tahun mereka tidak lolos ke babak final dan 44 tahun lamanya mereka tidak bisa menyimpan trofi juara Eropa dalam lemari koleksi penghargaan mereka. Tetapi peluang memecahkan segala kebuntuan itu sudah terbuka sekarang.

Lolosnya Inter ke babak final banyak mengejutkan banyak pihak. Berbagai alasan mendasari keraguan itu. Pertama karena lawan mereka di semifinal adalah Barcelona, yang merupakan juara bertahan dan dianggap sebagai tim terbaik di dunia saat ini karena keberhasilan mereka mendapatkan 6 gelar di tahun lalu di mana berarti menjadi juara di semua kompetisi yang mereka ikuti. Tidak heran begitu musim Liga Champions dimulai, Barcelona langsung menjadi unggulan teratas untuk menjadi juara di musim ini.

Yang berikutnya adalah sejarah yang kurang mulus bagi Inter di Liga Champions, sudah begitu lama mereka tidak merasakan babak final dan gelar juara di kompetisi elit Eropa ini. Bahkan sejak musim 2006-2007 mereka selalu terhenti di babak 16 besar dan itulah yang menjadi penyebab utama didepaknya pelatih Roberto Mancini oleh Presiden Inter, Massimo Moratti, meskipun Inter bisa merajai kompetisi domestik Italia dan digantikan oleh Jose Mourinho. Hal-hal seperti inilah yang dijadikan sebagai dasar statistik yang kurang mendukung bagi Inter Milan.

Tetapi semua pandangan miring itu terpatahkan semua dengan kegemilangan Inter melaju ke babak puncak melawan Bayern Munich yang akan dilangsungkan di Stadion Santiago Bernabeu, 22 Mei mendatang. Mata semua penggemar sepak bola dibuat terbelalak melihat keberanian dan kegigihan Inter ketika mengalahkan Barcelona 3-1 di leg pertama semifinal padahal Barcelona lebih menguasai jalannya pertandingan. Begitupun di leg kedua, di saat pemain Barcelona begitu penuh keyakinan bisa membalikkan keadaan dengan menang minimal 2-0, pemain Inter dengan begitu tenang dan rapi membentuk pertahanan kokoh yang sangat sulit ditembus oleh semua pemain Barcelona termasuk Lionel Messi yang selama ini menjadi momok bagi semua pertahanan klub yang dihadapinya.

Kunci dari semua keberhasilan itu tentunya adalah taktik jitu seorang Jose Mourinho yang begitu cerdik menyesuaikan strateginya dengan setiap klub yang akan dihadapi. Meskipun sukses perjalanan Inter ke babak final ini tidak bisa dibilang mulus. Beberapa kali mereka sempat tersandung tetapi dengan penuh kegigihan, mereka bisa menuju ke babak yang membuat peluang mereka untuk merebut trofi yang paling diinginkan oleh semua klub di Eropa ini menjadi terbuka lebar.

12 Langkah Inter Menuju Final Liga Champions Musim 2009/2010
FASE GRUP
Inter Milan masuk ke Grup F bersama Barcelona, Rubin Kazan dan Dynamo Kyiv.

1)17 September 2009, Inter 0-0 Barcelona
Seperti yang sudah diperkirakan, laga pembuka Grup F Liga Champions antara Inter Milan dan Barcelona di San Siro, Milan berlangsung ketat dan menarik. Namun kedua tim gagal memanfaatkan peluang untuk menundukkan lawannya dan kedudukan pun berakhir imbang tanpa gol.

2) 30 September 2009, Rubin Kazan 1-1 Inter
Performa buruk Inter Milan kala tampil di ajang Liga Champions terus berlanjut. Menghadapi jawara Rusia yang menjalani debut Liga Champions, Rubin Kazan, Inter harus puas bermain imbang 1-1.

3) 21 Oktober 2009, Inter 2-2 Dynamo Kyiv
Juara Italia, Inter Milan kembali menunjukkan kalau performa mereka di pentas Eropa tidak sehebat di liga domestik. Bertanding di depan publik sendiri di San Siro, Inter dipaksa menelan hasil imbang 2-2 oleh Dynamo Kyiv.

4) 5 November 2009, Dynamo Kyiv 1-2 Inter
Inter Milan akhirnya berhasil mengakhiri paceklik kemenangan mereka di pentas Eropa setelah pada matchday 4 Kamis (5/11) dini hari menundukkan tuan rumah Dynamo Kyev 2-1.

5) 25 November 2009, Barcelona 2-0 Inter
Tanpa diperkuat Lionel Messi dan Zlatan Ibrahimovic, juara bertahan Barcelona mampu mengalahkan Inter Milan dengan skor 2-0 sekaligus naik ke puncak klasemen Grup F pada matchday kelima Liga Champions di Camp Nou, Rabu (25/11) dini hari.

6) 10 Desember 2009, Inter 2-0 Rubin Kazan
Bayang-bayang gagal lolos ke fase knockout Liga Champions mampu ditepis Inter Milan setelah juara bertahan Serie A itu meraih kemenangan penting atas Rubin Kazan dengan skor 2-0 pada matchday terakhir penyisihan Grup F Liga Champions, Kamis (10/12) dini hari

7) BABAK 16 BESAR
Sebagai runner-up grup F, Inter mendapat undian untuk bertemu dengan pemuncak klasemen grup D yaitu Chelsea. Pertemuan ini seakan menjadi ajang reuni bagi Mourinho yang telah melatih Chelsea dari tahun 2004-2007. Inter lolos dengan agregat 3-1.
7. 25 Februari 2010, Inter 2-1 Chelsea

8) Inter Milan meraih kemenangan krusial saat membungkam Chelsea 2-1 dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion San Siro, Milan hari Kamis (25/2) dini hari.

9) 8. 17 Maret 2010, Chelsea 0-1 Inter
Gol tunggal Samuel Eto’o sudah cukup bagi Inter Milan untuk memastikan tiket ke perempat final kala menaklukkan Chelsea 1-0 di Stamford Bridge dalam partai leg kedua 16 besar Liga champions, Rabu (17/3) dini hari.

10) PEREMPAT FINAL
Dalam babak 8 besar ini Inter bertemu dengan wakil Rusia, CSKA Moscow, yang secara mengejutkan telah menyingkirkan wakil Spanyol, Sevilla. Inter lolos dengan agregat 2-0.
9. 1 April 2010, Inter 1-0 CSKA Moscow
Gol tunggal Diego Milito menjadi penentu kemenangan jawara Italia, Inter Milan atas tamunya CSKA Moscow dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion San Siro, Kamis (1/4) dini hari.

11) 10. 6 April 2010, CSKA Moscow 0-1 Inter
Gol cepat Wesley Sneijder di awal babak pertama mengantarkan timnya, Inter Milan melaju ke semifinal setelah mengalahkan tuan rumah CSKA Moscow dengan skor 1-0 di leg kedua perempat final Liga Champions di Luzhniki Stadium, Selasa (6/4) malam.

12) SEMIFINAL
Inter kembali bertemu dengan saingan beratnya di babak awal Liga Champions, Barcelona. Di mana mereka sama-sama tergabung dalam grup F. Inter mencoba membalikkan hasil imbang dan kalah lawan Barcelona yang lolos ke semifinal setelah melewati hadangan Arsenal. Inter lolos dengan agregat 3-2.

13) 21 April 2010, Inter 3-1 Barcelona
Langkah Barcelona untuk mempertahankan gelar juara Liga Champions nampaknya bakal semakin berat. Hal ini menyusul kekalahan yang diderita tim asal Catalan tersebut kala melawat ke kandang Inter Milan, Rabu (21/04) dini hari dengan skor telak, 1-3.

14) 12. 29 April 2010, Barcelona 1-0 Inter
Ironis. Tampil menyerang sepanjang 90 menit, bahkan unggul dengan skor 1-0, Barcelona justru gagal mempertahankan gelar jawara Liga Champions mereka. Los Blaugrana harus tersingkir setelah kalah agregat gol dari tamu mereka, Inter Milan, dalam pertandingan leg kedua, Kamis (29/04).

15) 12 laga berliku telah berhasil didaki Inter Milan dengan baik, tinggal 1 laga lagi melawan Bayern Munich untuk membawa pulang supremasi tertinggi klub Eropa ke Milan. Dan sekali lagi, semangat dan kegigihan Inter kembali akan menjadi penentu untuk menggenapkan segala kerja keras mereka selama ini.

Semifinal Liga Champions
Inter kembali bertemu dengan saingan beratnya di babak awal Liga Champions, Barcelona. Di mana mereka sama-sama tergabung dalam grup F. Inter mencoba membalikkan hasil imbang dan kalah lawan Barcelona yang lolos ke semifinal setelah melewati hadangan Arsenal. Inter lolos dengan agregat 3-2.
11. 21 April 2010, Inter 3-1 Barcelona
Langkah Barcelona untuk mempertahankan gelar juara Liga Champions nampaknya bakal semakin berat. Hal ini menyusul kekalahan yang diderita tim asal Catalan tersebut kala melawat ke kandang Inter Milan, Rabu (21/04) dini hari dengan skor telak, 1-3.

12. 29 April 2010, Barcelona 1-0 Inter
Ironis. Tampil menyerang sepanjang 90 menit, bahkan unggul dengan skor 1-0, Barcelona justru gagal mempertahankan gelar jawara Liga Champions mereka. Los Blaugrana harus tersingkir setelah kalah agregat gol dari tamu mereka, Inter Milan, dalam pertandingan leg kedua, Kamis (29/04).

12 laga berliku telah berhasil didaki Inter Milan dengan baik, tinggal 1 laga lagi melawan Bayern Munich untuk membawa pulang supremasi tertinggi klub Eropa ke Milan. Dan sekali lagi, semangat dan kegigihan Inter kembali akan menjadi penentu untuk menggenapkan segala kerja keras mereka selama ini.

Massimo Moratti
La Grande II

Juara liga Champions 2010
Dua Gol Milito Pastikan Inter Milan TREBLE WINNER ITALIA!!!

Senin, 24 Mei 2010.Bayern Munchen 0 - 2 Inter. Bayern Munchen boleh menguasai bola lebih banyak, tetapi serangan balik yang dilakukan Inter akhirnya memberikan gelar ketiga musim ini bagi juara Serie A Italia dan Coppa Italia itu.
Bayern memang menguasai bola lebih banyak, tetapi dua serangan balik berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Diego Milito di masing-masing babak, untuk menggagalkan Bayern meraih tiga gelar pada musim ini.
Strategi pelatih Inter Jose Mourinho dalam memasang lima bek terbukti sukses meredam taktik bos Bayern Louis van Gaal, yang sempat dibantu Mourinho saat berkarir di Barcelona.

Bayern langsung mengendalikan permainan sejak menit awal, tetapi juara ganda Jerman itu gagal menciptakan banyak peluang berarti yang mengancam gawang Julio Cesar. Sayap Arjen Robben seperti bekerja sendirian dalam membangun serangan FC Hollywood, karena benteng Nerazzurri berhasil membatasi ruang gerak penyerang Bayern di perempat lapangan terakhir.
Justru rekan senegaranya Wesley Sneijder yang lebih banyak berpeluang untuk merobek jala gawang Bayern, jika saja tak digagalkan kiper Hans Jorg Butt. Akhirnya, Milito membuka skor pada menit ke-34 saat Wesley Sneijder dengan cerdik memberikan umpan terobosan kepada striker Argentina itu dalam sebuah serangan balik, dan Milito dengan tenang menaklukkan Butt.
Maicon cukup beruntung pada pertandingan kali ini, karena wasit Howard Webb tak menghadiahkan penalti bagi Bayern saat tangan bek sayap Brasil itu menyentuh bola di kotak terlarang.

Babak kedua dimulai dengan menarik, saat Thomas Mueller dan Goran Pandev memperoleh peluang bagi masing-masing tim, tetapi kedua kiper cukup tanggap untuk mencegah gawang timnya dari kebobolan.

Tendangan terukur Robben pun gagal menyamakan kedudukan berkat penampilan gemilang kiper Inter.
Milito akhirnya kembali beraksi pada menit ke-70. Setelah berhasil menjadi pahlawan di Serie A lewat gol tunggalnya pekan lalu, Milito memastikan pembelian yang dilakukan Mourinho berbuah manis saat berhasil menggocek bola melewati kawalan Daniel van Buyten untuk kemudian menempatkan bola melewati jangkauan Butt yang tak mampu berbuat banyak dalam situasi satu lawan satu itu.

Setelah memasukkan Dejan Stankovic untuk menguasai lini tengah sebelum gol Milito, strategi Mourinho pun kini semakin berorientasi untuk mempertahankan keunggulan dengan menarik keluar Goran Pandev dan Diego Milito.

Sulley Muntari serta Marco Materazzi masuk dan ditugaskan memastikan gelar Liga Champions kedua di tangan Mourinho.
Bayern pun tak mampu berbuat banyak, dan gagal mencetak gol di menit-menit akhir seperti yang mereka lakukan di babak-babak sebelumnya, dan Inter pun larut dalam kemenangan yang layak mereka dapatkan. Goal.com
MADRID, KOMPAS.com Minggu, 23/5/2010 | 04:14 WIB-. Untuk ketiga kalinya, Inter Milan berhasil menjadi tim terkuat di Eropa. Prestasi ini hanya diraih ketiga klub tersebut dikelola oleh keluarga Moratti.

Titel pertama "I Nerazzurri" di kancah elite Eropa diukir pada masa Angelo Moratti menjabat sebagai presiden di klub tersebut. Pengusaha minyak asal Italia itu memberikan pertama bagi Inter pada 1964 di turnamen Piala Champions.
Gelar yang sama pada 1965 menjadi prestas kedua Moratti untuk "La Beneamata". Setelah itu, Inter tak pernah merasakan nikmatnya mencicipi titel tersebut. Sebelum Moratti melepas jabatannya pada 1968, "Il Serpente" pernah sekali lolos ke final pada 1967. Mereka gagal juara usai ditaklukkan oleh Celtic. Pengganti Moratti, Ivanoe Fraizzoli, sempat membawa Inter kembali ke partai puncak pada 1972. Namun, mereka lagi-lagi hanya menjadi runner-up karena dikalahkan oleh Ajax.

Setelah itu, Inter sama sekali tak pernah mencapai babak puncak di kompetisi yang sama. Kalaupun Inter juara di Eropa, kelasnya hanya Piala UEFA.

Setelah menunggu 45 tahun, gelar paling bergengsi di Eropa kembali menjadi klub Serie A tersebut. Gelar yang lagi-lagi diperoleh Inter di bawah pengelolaan keluarga Moratti. Presiden Inter, Massimo Moratti, adalah putra keempat dari Angelo. "Ini kebahagiaan yang sama dengan 45 tahun lalu," kata Moratti usai kemenangan 2-0 yang diraih Inter atas Bayern Muenchen, Sabtu (22/5/2010).



Inter Juara Liga Champions Setelah Menunggu 45 Tahun
Massimo menangani Inter sejak 1995, lalu sempat rehat dua tahun pada 2004 Ia kembali lagi pada 2006, saat di mana Inter mendapat gelar scudetto yang dilimpahkan dari Juventus. Sejak itu, Inter selalu merajai Liga Serie A.
Kini Massimo sudah menyamai prestasi sang ayah, yakni sama-sama membawa Inter menjadi juara elite Eropa. Inilah persembahan terbaik dari Pelatih Jose Mourinho kepada Massimo sebagai orang yang telah merekrutnya ke Inter.
"President Moratti merupakan orang yang sangat spesial bagi saya," kata Mourinho sehari sebelum final lawan Bayern Muenchen, Jumat (21/5/2010). "Saya harap dapat melihatnya tersenyum bersama trofi besok, menangis gembira. Saya akan senang melihat fotonya bersama trofi di samping foto ayahnya di Appiano Gentile." (INT)

(sumber:http://bola.kompas.com/read/xml/2010/05/23/0414380/Generasi.Moratti..Generasi.Prestas)
Setelah menanti selama 45 tahun, akhirnya klub taipan minyak asal Italia, Massimo Moratti berhasil meraih gelar Liga Champion ketiga mereka. Dua gol yang dicetak oleh striker haus gol Diego Milito pada menit ke 35 dan 70 menjadikan Inter Milan klub ke-5 Eropa; Celtic FC (1967), AFC Ajax (1972), PSV Eindhoven (1988), Manchester United FC (1999) and FC Barcelona, yang meraih trible winner pada satu musim kompetisi.
Meski menguasai permainan, Muenchen yang diarsiteki Louis Van Gaal gagal menembus ketatnya pertahanan Internazionale yang dikomandoi Walter Samuel dan Lucio. Tarian Arjen Robben tidak bisa menyelamatkan Muenchen dari kekalahan pada final liga Champion tadi malam. Dengan hasil ini, Inter Milan berhasil mengukuhkan diri sebagai klub terkuat Eropa musim ini.
Susunan Pemain :Bayern Muenchen : Butt; Lahm, Van Buyten, Demichelis, Badstuber, Van Bommel, Schweinsteiger, Robben, Altintop (Klose 63′), Muller, Olic (Gomez 74′). Inter Milan : Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Chivu (Stankovic 68′), Zanetti, Cambiasso, Eto’o, Sneijder, Pandev (Muntari 78′), Milito (Materazzi 90′)

(sumber : uefa.com http://mediatangsel.com/hasil-pertandingan-liga-champion-inter-milan-juara-2010.html)
Sebuah malam bersejarah telah diraih Inter Milan, ketika mereka kembali menjadi juara Eropa untuk kali pertama dalam 45 tahun. Puluhan ribu tifosinya pun tidak mau melewatkan malam besar itu.
Inter tampil menjadi yang terbaik setelah pada laga final di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, menundukkan Bayern Munich 2-0, Minggu (23/5) dinihari WIB. Milito, penyerang asal Argentina, mencetak gol masing-masing menit ke-35 dan 70 setelah memperdaya pemain belakang lawan.
Sukses Inter juga menjadi catatan tersendiri bagi pelatih Jose Mourinho yang menjadi pelatih ketiga yang mampu mempersembahkan gelar juara Liga Champions bagi dua klub berbeda.
Namun sayang, saat pesta kemenangan digelar di kandang sendiri,Stadion San Siro, Minggu kemarin, Jose Mourinho tidak hadir di sana.

Presiden Inter Milan, Massimo Moratti (kanan), dan pelatih Jose Mourinho, dalam perayaan trofi Liga Champions, di Santiago Bernabeu, Sabtu (22/5/2010).
Seperti dilansir USA Today, tidak dijelaskan kemana sosok pelatih yang suka memancing kontroversi itu.
Yang tampak hanya anak buahnya yang dielu-elukan pendukung Nerrazzuri sejak mendarat di Milan Minggu sore pukul 17.00 waktu setempat. Diego Milito dan kawan-kawan langsung diarak di kota Milan sebelum akhirnya menuju stadion kebanggannya, San Siro.
Sedikitnya 40 ribu fans Inter langsung histeris saat kapten Javier Zanetti masuk ke lapangan membawa trophy Liga Champions yang baru saja diraih beberapa jam sebelumnya. Namun sorakan puja-puji terbesar didapat Milito saat melangkah ke lapangan.
Maklum saja, pria Argentina itu adalah pencetak dua gol kemenangan Inter atas Bayern Munich di final kemarin. Tidak ada sorakan untuk The Special One -julukan Mourinho- karena memang dirinya tidak hadir.

Materazzi merayakan dengan Tifosi.
Disinyalir ini karena status Mourinho yang sebentar lagi tidak lagi jadi pelatih Inter. Pria Portugal itu dikabarkan siap hengkang ke Spanyol bersama Real Madrid.

Paling Bergengsi

Bagi Inter, gelar juara kompetisi antar klub paling bergengsi di Eropa dan juga dunia itu adalah yang pertama sejak 1965.

Inter juga menjadi klub pertama Italia yang mampu merebut tiga gelar juara sekaligus (treble) dalam satu musim kompetisi, yaitu Liga Italia Seri A, Piala Italia dan Liga Champions. "Saya belum pernah merasa segembira ini," kata Milito usai pertandingan. "Presiden klub kami (Massimo Moratti) adalah yang pertama yang pantas mendapatkan tropi ini. Ada rasa agak aneh karena sekarang saya sudah berusia 30 tahun dan saya harus menunggu lama untuk mendapatkan gelar juara ini."Tapi ini adalah sepak bola dan sepak bola selalu memberikan memberikan kesempatan yang tidak pernah disangka-sangka kepada Anda," kata Milito,"
"Saya berterima kasih kepada Jose Mourinho dan presiden klub karena telah membawa saya kesini pada musim panas lalu. Malam ini rasanya fantastis. Kami telah memenangkan tiga gelar juara, musim depan mungkin bisa lebih," katanya.
Kemenangan Inter juga memberikan prestasi tersendiri bagi Samuel Eto`o karena ia menjadi pemain keempat yang berhasil merebut gelar dua kali secara beruntun dengan klub berbeda. Sebelumnnya ia ber-gabung dengan Barcelona. (Rtr/AFP/js) (sumber:http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=55982:inter-juara-liga-champions-setelah-menunggu-45-tahun&catid=22:internasional&Itemid=2

MILAN, KOMPAS.com Senin, 24/5/2010 | 00:47 WIB. Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, menilai, timnya adalah tim Italia dan dengan begitu, kesuksesan Inter menjuarai Liga Champions adalah sukses Italia. Ia pun mengaku bangga bisa berkontribusi kepada sepak bola "Negeri Pizza".

Inter Milan menjuarai Liga Champions 2009-2010 setelah menang 2-0 atas Bayern Muenchen, pada babak final, Sabtu (22/5/2010). Meski begitu, Inter mendapat kritik dari sejumlah kalangan karena mereka adalah juara Liga Champions pertama yang tak satu pun pemainnya masuk tim nasional (timnas) Italia.
Mourinho tak menanggapi kritik itu. Ia mengaku sudah cukup puas bisa melengkapi predikat Italia sebagai juara bertahan Piala Dunia dengan gelar Liga Champions.

"Sesungguhnya, kami adalah tim yang sangat Italia dan bangga mewakili sepak bola Italia. Italia bisa sesumbar bahwa mereka adalah juara bertahan Piala Dunia di level internasional dan juara Eropa di level klub. Saya bangga bisa berkontribusi untuk itu," ungkap Mourinho. (FBI)
Mourinho melatih Inter pada akhir musim 2007-2008 silam dengan misi utama membawa Julio Cesar dkk menjuarai Liga Champions. Ia berhasil menuntaskan tugas itu pada musim kedua. Ini merupakan trofi Liga Champions kedua Mourinho, setelah sebelumnya meraihnya bersama FC Porto pada 2004.

Selain Liga Champions, Inter juga menutup musim 2009-2010 ini sebagai juara Serie-A dan Piala Italia.

Scudetto ini merupakan yang kedua yang diraih Inter di bawah asuhan Mourinho. Berhasil membawa Inter meraih treble membuat Mourinho merasa kehabisan tantangan di Italia. Namun, menurutnya, ia mungkin tergoda untuk merebut scudetto ketiga. "Mungkin, di Spanyol, mereka tak akan memperlakukan saya lebih baik (ketimbang Italia). Namun, ini adalah tantangan baru untuk saya," ungkap Mourinho."Saya ingin memenangi Liga Champions bersama tiga klub berbeda. Namun, siapa tahu, besok pagi, saya bangun dan memutuskan saya ingin meraih scudetto untuk ketiga kalinya secara berturut-turut," tandasnya. (FBI) (sumber: http://bola.kompas.com/read/xml/2010/05/23/23590985/mourinho.liga.champions.untuk.quotgli.azzurriquot)

Formasi Tim:4-4-2: Julio Cesar, Maicon, Ivan Cordoba, Lucio, Davide Santon, Esteban Cambiasso, Javier Zanetti, Sulley Ali Muntari, Thiago Motta, Diego Milito, Samuel Eto’o

Pemain Lain: Francesco Toldo, Paolo Orlandini (K), Walter Samuel, Nicolas, Marco Materazzi, Cristian Chivu, Nelson Rivas (B), Ricardo Quaresma, Dejan Stankovic (T), Mario Balotelli, Kerlon, Victor Obinna, Marko Arnautovic, David Suazo (D). Pelatih: Jose Mourinho

Pemain Bintang

- Javier Zanetti

Salah satu pemain veteran Inter. Meski demikian, kapasitas dan kualitasnya patut diacungi jempol. Di usia yang sudah memasuki kepala tiga, Zanetti menunjukkan kemampuannya sebagai pemimpin tim di setiap laga Inter.
- Esteban Cambiasso

Menjadi jangkar dari permainan Inter. Dia adalah komando lini tengah Inter, baik dalam bertahan maupun menyerang. Penampilan sangat solid dan hampir sempurna tiap kali bertanding.

Javier Zanetti
- Samuel Eto’o

Sebagai pemain baru, Eto’o tak banyak menemu kesulitan untuk beradaptasi. Bahkan di laga kompetitif pertamanya, SuperCoppa Italia, dia sudah menunjukkan kapabilitasnya sebagai salah satu striker terbaik di dunia dengan mencetak satu gol.


Samuel Eto’o dan Diego Milito

Inter Milan Juara Piala Dunia Antarklub 2010

Inter merebut Piala Dunia Antarklub untuk kali pertama.

Minggu, 19 Desember 2010, 01:57 WIB

Muhammad Hasits


Goran Pandev mencetak gol ke gawang Mazembe (yahoosports)


• Inter Milan Gulung Sheongnam

VIVAnews - Inter Milan akhirnya merebut Piala Dunia Antarklub untuk kali pertama sejak ajang ini mulai digelar tahun 2000. Nerazzurri memastikan membawa trofi itu setelah mengalahkan TP Mazembe dengan skor 3-0.

Bermain di Stadion Sheikh Zayed, Abu Dhabi, Sabtu, 18 Desember 2010, Inter yang tampil percaya diri dengan leluasa menekan jantung pertahanan tim wakil Afrika tersebut. Akibatnya, lini pertahanan Mazembe sering kedodoran.

Sehingga, pada menit ke-12 Goran Pandev berhasil membawa Inter unggul. Gol Pandev terjadi berkat kerjasama dengan penyerang Samuel Eto'o.

Unggul 1-0 tidak lantas menggendorkan serangan Nerazzurri. Pasukan Rafael Benitez justru terus tampil percaya diri.

Lima menit setelah gol Pandev, Inter kembali menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Kali ini giliran Eto'o yang menjebol gawang Muteba Kidiaba lewat kerjasama dengan Pandev.

Inter nyaris menambah keunggulan. Namun, umpan matang dari tengah lapangan gagal dimanfaatkan oleh Diego Milito pada menit ke-24 setelah tendangannya mampu dibaca oleh Muteba.

Mazembe yang terus tertekan hanya sesekali melakukan tekanan lewat bola-bola mati. Namun, hingga turun minum, gawang Júlio César tetap aman.

Pada babak kedua, Mazembe mencoba keluar dari tekanan dengan sesekali melakukan serangan. Namun, karena kokohnya lini belakang Inter, upaya Mazembe selalu kandas.

Setelah asyik menyerang sepanjang babak kedua, Mazembe justru lupa pertahanannya. Melihat hal itu, Jonathan Ludovic Biabiany yang mulai masuk pada menit ke-69 menggantikan Diego Milito dengan cepat memanfaatkan kelengahan pemain belakang lawan.

Berkat umpan panjang dari tengah lapangan yang dikirim oleh Dejan Stankovic, Biabiany memperpesar keunggulan pada menit ke-85 setelah lolos dari jebakan off side.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan.

Susunan pemain

TP Mazembe: Muteba Kidiaba, Miala Nkulukuta, Kilitcho Kasusula, Joel Kimwaki, Mbenza Bedi, Amia Ekanga, Kazembe Mihayo, Given Singuluma, Dioko Kaluyituka, Mulota Kabangu, Ngandu Kasongo (Amukok Kanda 45).

Inter Milan: Júlio César, Maicon, Iván Ramiro Córdoba, Cristian Chivu (Dejan Stankovic 53), Lúcio, Javier Zanetti, Esteban Cambiasso, Thiago Motta, Diego Milito (Jonathan Ludovic Biabiany 69), Samuel Eto´o, Goran Pandev.

• VIVAnews

ASAS-ASAS HUKUM ISLAM


PENDAHULUAN
Perbuatan masyarakat islam yang terdapat dalam perbuatan pidana, perdata yang mekiputi perkawinan, muamalah, perkawinan diatur dalam setiap hukum yang meliputi asas itu sendiri.
Sesuatu hal yang paling mendasar dari tiap hukum tercantum dari asas itu sendiri, sehingga kita perllu mengetahui pengertian asas itu terlebih dahulu agar diketahui kejelasnnya.
Asas dalam hukum islam terbagi menjadi dua, yaitu asas umum yang mencantum segala ketentuan semua hukum dalam islam itu sendiri. Dan asas khusus yang meliputi asas dalam hukum pidana, muamalah, kewarisan. Pernikahan, dan kewarisan. Asas umum itu sendiri meliputi asas keadilan yang selalu ditegaskan dalam islam untuk selalu ditegakkan dalam kehidupan masyarakat. Asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan juga terdapat didalamnya.
Asas khusus itu sendiri seperti asas legalitas dalam hukum pidana, asas suka sama suka dalam hukum muamalah, asas individual dalam hukum kewarisan, dan asas kekeluargan dalam hukum perkawinan, dan masih banyak lagi asas khusus itu sendiri. Karena itulah dalam hal ini akan dijelaskan lebih lanjut dalam bab-bab selanjutnya dalam makalah ini.

ASAS-ASAS HUKUM ISLAM
A. Pengertian
Asas berasal dari kta asasun yang artinya dasar, basis, pondasi. Secara terminologi asas adalah landasan berpikir yang sangat mendasar. Jika dihubungkan dengan hukum, asas adalah kebenaran yang digunakan sebagai tumpuan berpikir dan alasan berpendapat, terutama dalam penegakan dan pelaksanaan hukum. Asas hukum berfungsi sebagai rujukan untuk mengembalikan segala masalah yang berkenaan dengan hukum.
B. Beberapa Asas Hukum Islam
Menurut Tim Pengkajian Hukum Islam Badan Pembinaan Hukum Nasional Departemen Kehakiman bahwa asas hukum islam terdi-ri dari (1) bersifat umum, (2)lapangan hukum pidana, (3) lapangan hukum perdata. Mengenai asas-asas hukum yang lain seperti lapangan tata negara, internasional dan lain-lain tidak disebutkan dalam laporan mereka.
Asas-asas umum
a. Asas keadilan
Dalam al quran, kata ini disebut 1000 kali. term keadilan pada umumnya berkonotasi dalam penetapan hukum atau kebijakan pemwrintah. Konsep keadilan meliputi berbagai hubungan, misalanya; hubungan individu dengan dirinya sendiri, hubungan antara individu dan yang berpekara serta hubungan-hubungan dengan berbagai pihak yang terkait. Keadilan dalam hukum islam berarti keseimbangan antara kewajiban dan harus dipenuhi oleh manusia dengan kemammpuan manusia untuk menuanaikan kewajiban itu.
Etika keadilan; berlaku adil dlam menjatuhi hukuman, menjauhi suap dan hadiah, keburukan tyergesa-gesa dalam menjatuhi hukuman, keputusan hukum bersandar pada apa yang nampak, kewajiban menggunakan hukum agama.

b. Asas kepastian hukum
Dalam syariat Islam asas ini disebut قبل ورود النص لاحكم لأفعال العقالاء artinya sebelum ada nas, tidak ada hukum bagi perbuatan orang-orang yang berakal sehat. Bahwa pada dasarnya semua perbuatan dan perkara diperbolehkan. Jadi selama belum ada nas yang melarang, maka tidak ada tuntutan ataupun hukuman atas pelakunya. Dasar hukumnya asas ini ialah QS Al Isro' 15 ;

وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّى نَبْعَثَ رَسُولا
"…. Dan kami tidak akan menyiksa sebelum kami mengutus seorang rasul."

c. Asas kemanfatan
Asas kemanfaatan adalah asas yang mengiringi keadilan dan kepastian hukum tersebut diatas. Dalam melaksanakan asas keadilan dan kepastiann hukum hendaknya memperhatikan manfaat bagi terpidana atau masyarakat umum. Contoh hukuman mati, ketika dalam pertimbangan hukuman mati lebih bermanfaat bagi masyarakat, misal efek jera, maka hukuman itu dijatuhkan. Jika hukuman itu bermanfaat bagi terpidana, maka hukuman mati itu dapat diganti dgengan denda.
Asas-asas hukum pidana
a. Asas legalitas
Asas legalitas maksudnya tidak ada hukum bagi tindakan manusia sebelum ada aturan. Asas legalitas ini mengenal ini juga asas teritorial dan non teritorial. Asas teritorial menyatakan bahwa hukum pidana islam hanya berlaku di wilayah di mana hukum islam diberlakukan.
b. Tidak berlaku surut
Hukum pidana Islam tidak menganut sistem berlaku surut ( عدم رجعية العقوبة ) artinya sebelum adanya nas yang melarang perbuatan maka tindakan seorang tidak bisa dianggap suatu jarimah, sehingga ia tidak dapat dijatuhi hukuman. Dasar hukum dari asas ini ialah { عَفَا اللَّهُ عَمَّا سَلَفَ } ، { قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ يَنْتَهُوا يُغْفَرْ لَهُمْ مَا قَدْ سَلَفَ } bahwasannya Allah SWT mengampuni perbuatan yang telah lalu, Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: "Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah tenhadap) orang-orang dahulu ."
Tetapi ada pengecualian tidak berlaku surut, karena pada jarimah-jarimah yang berat dan sangat berbahaya apabila tidak diterapkan berlaku surut. seperti halnya; jarimah qozf, jarimah hirabah (perampokan, terorisme). Jika kedua jarimah berlaku hukum tidak berlaku surut, maka banyak kekacauan dan fitnah pada masyarakat.
c. Bersifat pribadi ( خصوصية العقوبة )
Dalam syariah Islam hukuman dapat dijatuhkan hanya kepada orang yang melakukan perbuatan jinayah dan orang lain ataupun kerabatnya tidak dapat menggantikan hukuman pelaku jinayah. Al quran telah menjelaskan dalam QS al an'am 164 ;
قُلْ أَغَيْرَ اللَّهِ أَبْغِي رَبًّا وَهُوَ رَبُّ كُلِّ شَيْءٍ وَلَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ إِلَّا عَلَيْهَا وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى ثُمَّ إِلَى رَبِّكُمْ مَرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
. Katakanlah: "Apakah Aku akan mencari Tuhan selain Allah, padahal dia adalah Tuhan bagi segala sesuatu. dan tidaklah seorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali, dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan."
d. Hukum bersifat umum
Hukuman harus berlaku umum maksudnya setiap orang itu sama dihadapan hukum (equal before the law) walaupun budak, tuan, kaya, miskin, pria, wanita, tua, muda, suku berbeda. Contoh ketika masa Rasulullah ada seorang wanita yang didakwa mencuri, kemudian keluarganya meminta Rasulullah membebaskan dari hukuman. Rasulullah dengan tegas menolak perantaraan itu dengan menyatakan "seandainya Fatimah Binti Muhammad mencuri, ikatan keluarganya tidak dapat menyelamatkannya dari hukuman hadd".
e. Hukuman tidak sah karena keraguan
Keraguan di sini berarti segala yang kelihatan seperti sesuatu yang terbukti, padahal dalam kenyataannya tidak terbukti. Atau segala hal yang menurut hukum yang mungkin secara konkrit muncul, padahal tidak ada ketentuan untuk itu dan tidak ada dalam kenyataan itu sendiri. Putusan untuk menjatuhkan hukuman harus dilakukan dengan keyakinan, tanpa adanya keraguan. Sebuah hadis menerangkan "hindarkan hudud dalam keadaan ragu, lebih baik salah dalam membebaskan daripada salah dalam menghukum".
Seperti halnya kasus yang dicontohkan Abdul Qodir Audah dalam kasus pencurian, misalnya kecurigaan mengenai kepemilikan dalam pencurian harta bersama. Jika seorang mencuri sesuatu yang dia miliki bersama orang lain, hukuman hadd bagi pencuri menjadi tidak valid, karena dalam kasus harta itu tidak secara khusus dimiliki orang, tetapi melibatkan persangkaan adanya kepemilikan juga dari pelaku perbuatan itu.
Asas-asas mmuamalat
a. Asas taba,dulul mana'fi'
Asas taba,dulul mana'fi' berrti bahwa segala bentuk kegitan muamalat harus memberikan keuntungan dan manfaat bersama bagi pihak-pihak yang terlibat. Asas ini merupakan kelanjutan dari prinsip atta'awun sehingga asas ini bertujuan menciptakan kerjasama antar individu atau pihak-pihak dalam masyarakat dalam rangka saling memenuhi keperluanya masing-masing dalam rangka kesejahteraaan bersama.
b. Asas pemerataan
Asas pemerataan adalah penerapan prinsip keadilan dalam bidang muamalat yang menjhendaki agar harta tidak diuasai oleh segelintir orang sehingga harta itu harus terdistribusikan secara merata di antara masyarakat, baik kaya maupun miskin. Oleh karena itu dibuat hukum zakat, shodaqoh, infaq, dsb. Selain itu islam juga menghalalkan bentuk-bentuk pemindahan pemilikan harta dengan cara yang sah seperti jual beli, sewa menyewa dsb.
c. Asas suka sama suka
Asas ini menyatakan bahwa segala jenis bentuk muamalat antar individu atau antar pihak harus berdasarkan kerelaan masing-masing. Kerelaan disiini dapat berarti kerelaan melakukan suatu bentuk muamalat, maupun kerelaan dalam menerima atu menyerahkan harta yang dijadikan obyek perikatan dan bentuk muamalat lainya.
d. Asas adamul gurur
Asas adamul gurur berarti bahwa setiap bentuk muamalat tidak boleh ada gurur, yaitu tipu daya atau sesuatu yang menyebabkan salah satu pihak merasa dirugikan oleh pihak lainya sehingga mengakibatkan hilangnya unsur kerelaan salah satu pihak dalam melakukan suatu transaksi atau perikatan.
e. Asas al-birri wa al-taqwa
Asas ini menekankan bentuk muamalat yang termasuk dalam kategori suka sama suka ialah sepanjang bentuk muamlat dan pertukaran manfaat itu dalam rangka pelaksanaan saling menolong antar sesama manusia untuk al-birr wa taqwa, yakin kebajikan danm ketqwaan dalam berbagai bentuknya.
f. Asas musyarokah
Asas musyarakah, yakni kerjasama antar pihak yang saling menguntungkan bukan saja bagi pihak yang terlibat melainkan juga bagi keseluruhan masyarakat manusia.

Asas-asas kewarisan
a. Asas ijbari
Asas ijbari secara harfiah berarti memaksa. Unsur memaksa dalam hukum waris ini karena kaum muslimin terikat untuk taat kepada hukum allah sebagai konsekwensi logis dari pengakuannya kepada ke-Esaan Allah dan kerasulan muhammad.
b. Asas individual
Asas ini menyatakan bahwa harta warisan dapat dibagi-bagikan pada masing-masing ahli waris untuk dimiliki secara perorangan. Dalam pelaksanaanya seluruh harta warisan dinyatakan dalam nilai tertentu yang kemudian dibagikan kepada ahli waris yang berhak menerimanya menurut kadar bagian masing-masing.
c. Asas bilateral
Seseorang menerima hak kewarisan kedua belah pihak yaitu pihak kerabat keturunan laki-laki dan dari pihak perempuan.
d. Asas keadilan yang berimbang
Asas keadilan atau keseimbangan disni mengandung arti bahwa harus senantiasa terdapat keseimbangan antara hak dan kewajiban; antara hak yang diperoleh seseorang dengan kewajiban yang harus ditunaikanya. Dalam hukum kewarisan islam, harta peninggalan yang diterima ahli waris dari pewaris merupakan kelanjutan tanggung jawab pewaris terhadap keluarganya.
e. Asas akibat kematian
Kewarisan terjadi jikalau ada pihak yang meninggal dunia. Jika peralihan harta sebelum kematian, berarti bukan kewarisan.

Asas-asas hukum perkawinan
a. Asas kesukarelaan
Kesukarelaan berarti saling menerima baik kekurangan maupun kelebihan antara kedua calon. Kesukarelaan itu tidak harus terdpat diantara kedua calon suami isteri, tetapi juga diantara kedua orang tua kedua belah pihak. Kesukarelaan orang tua yang menjadi wali seorang wanita, merupakan sendi asasi perkawinan islam.
b. Asas persetujuan kedua belah pihak
Tidak boleh ada permaksaan dalam melangsungkan sebuah pernikahan. Persetujuan seorang gadis untuk dinikahkan dengan seorang pemuda,misalnya harus diminta dulu oleh wali atau orang tuanya.
c. Asas kebebasan memilih pasangan
Seorang laki-laki dan perwmpuan berhak untuk memilih calon pasangannya. Ketika terjadi suatu pemaksaan dalam sebuah pernikahan, ada pilihan untuk meneruskan pernikahan itu atau tidak.
d. Asas kemitraan suami isteri
Kedudukan seorang suami dan isteri dalam beberapa hal sama dan dalam hal lain berbeda; suami menjadi kepala keluarga, istri penanggung jwab masalah rumah tangga.
e. Untuk selama-lamanya.
Perkawinan dilaksanakan untuk melangsungkan keturunan dan membina cinta serta kasih sayang serlamanya. Oleh karena itu perkawinan mut'ah dilarang, karena tidam sesuai dengan tujuan pernikahan.
f. Monogami terbuka
Perkawinan di dalam islam bersifat monogami. Karena beberapa hal seorang suami dapat menikah lagi, atas persetuuan isterinya.

Kaidah-Kaidah Fiqh
Secara terminlogi kaidah berarti asas, pondasi, atau fondamen segala sesuatu. Secara terminologi dalah segala ketentuan-ketentuan umum yang bersifat tetap dan kully (menyeluruh) yang mencakup semua masalah-masalah partikular (juziyah)yang sumber hukumnya bisa diambil dari hukum kully tersebut.dengan menguasai kaidah fiqh maka kita kan mengetahui hakekat fiqh, dasar-dasar hukumnya, landasan pemikiran dan rahasia-rahasisa terdalamnya.
Contoh; (1) hukum berrputar di sekitar illatnya. Ada illat ada hukum, tidak illat tidak ada hukumnya. (2) hukum berubah karena perubahan waktu dan tempat (3) adat yang baik dapat dijadikan hukum. (4) orang yang menentut sesuatu hak atau menuduh seseorang melakukan sesuatu harus membuktikan hak atau tuduhanya. (5) tertuduh dapat mengingkari tuduhan yang ditunjukkan padanya dengan sumpah.

KESIMPULAN
Islam adalah agama yang universal yang mengatur segala perilaku masyarakatnya secara khusus, adapun asa hukum dalam hukum islam meliputi asas yang umum yakni asas keadilan, asa kepastian hukum, asas kemanfaatan.
Asas keadilan adalah asas yang paling pokok atau titik tolak, proses dan sasaran hukum islam. Asas kepastian hukum adalah hukuman tidak dapat dijatuhkan atas suatu perbuatan kecuali ada peraturan yang telah mengatur, asas kemanfaatan, dalam melakukan keadilan dan kepastian hukum hendaknya kelihat kemanfaatan bagi perlaku itu sendiri ataupun masyarakat lain.
Asas umim dalam islam diperinci dengan kekhususannya dalam bidang-bidamg tersendiri yaitu dalam bidang hukum pidana, bidang hukum muamalat, bidang hukum pernikahan.

DAFTAR PUSTAKA
 Ali, Daud, Hukum Islam , Jakarta; Raja Grafindo 1993
 Praja,Juhaya s, Fisafat Hokum Islam , Bandung; UIB 1995
 Hanafi, Ahmad, Asas-Asas Hukum Pidana Islam, Jakarta; Bulan Bintang, 2005
 Munajat,makrus Dekontruksi Hukum Pidana Islam , Sleman; Logung 2004
 Santoso,Topo Membumikan Hukum Pidana Islam Jakarta ; Gema Prees Insani 2003
 Muhammad abau zahrah, al jarimah wa iqob fi islami, www.al-islam.com
 Kaki Lima, Formulasi Nalar Fiqh, Kediri: Purna Siswa 2005 Lirboyo, 2005



PEMBAGIAN WILAYAH dan PENDUDUK MENURUT FUQAHA



                                                PEMBAHASAN

Pembagian Wilayah dan Penduduk Menurut Pendapat Fuqoha.

Ibnu Taimiyyah mengatakan, “Harus diketahui bahwa wilayah (perwalian atau pemerintahan) urusan manusia merupakan kewajiban agama yang paling besar. Bahkan tidak ada artinya penegakan agama dan dunia tanpa perwalian/pemerintahan ini. Kemaslahatan Bani Adam tidak akan berjalan secara sempuma kecuali dengan membentuk komunitas, karena sebagian di antara mereka pasti membutuhkan sebagian yang lain. Dalam komunitas itu dibutuhkan seorang pemimpin. Hingga beliau SAW bersabda, ‘Jika ada tiga orang yang bepergian dalam perjalanan, hendaklah mereka mengangkat salah seorang di antara mereka sebagai pemimpin.” (Lihat Kitab As-Siyasah Asy-Syar’iyyah)[1].



Berbicara masalah  Negara secara langsung maupun tidak kita telah membawa diri pada skop lapangan menyangkut organisasi terbesar yang menguasai beberapa wilayah dan mempunyai wewenang untuk mengatur masyarakatnya, tentu saja hal ini mempunyai proses yang telah dirumuskan. Dan diakui oleh dunia Internasional seperti yang dikatakan oleh Al-Mawardi, disamping wilayah, pemerintah, dan rakyat.

                        Dan Islampun mempunyai andil yang tidak kecil dalam pembentukan sistem ketatanegaraan sekarang, kenyataannya kita sudah mempunyai bekal yang diwariskan oleh Rasulullah, memang Al-Qur’an dan Hadits tidak banyak berbicara masalah ini, atau meninggalkan sistem yang baku, namun Islam telah meninggalkan asas-asas dasar yang bisa kita otak-atik sesuai masa dan kebutuhan masyarakat, mau diapakan dan di bawa kemana Negara itu adalah tanggung jawab bersama tentunya dengan persatuan dan dilegitimasi pemrintahan.

            Setelah pasca perang dunia pertama dan kedua timbullah Negara-negara yang ingin menjadikan Islam sebagai basis pemerintahan dengan pengadopsian hukum-hukum barat yang sebenarnya memakai asas Islam, alangkah malunya Islam tenggelam dalam dekapan negara-negara yang mayoritas penduduknya Islam namun ditegakkan setinggi-setingginya di dunia barat, mereka mengklaim seolah-olah itu adalah pemikiran mereka.

                        Lalu klasifikasi ini menurut pemakalah sebenarnya tidak ada, karena Islam menurut pemakalah meningkatkan asas dasar yang Universal dan tidak statis, semua bersatu dalam eksistensi nilai-nilai Islam yang diterapkan dalam semua tatanan kehidupan, yang diklasifikasikan itu hanyalah terletak pada jumlah dan keadaan penduduk yang beragama Islam atau tidak, seperti dipaparkan oleh Mujar Ibnu Syarif[2] dalam karyanya Hak-Hak Politik Minoritas, ia mengklasifikasikan Negara Islam itu dengan merujuk pada posisi warga Negaranya, yaitu terbagi pada Negara darul islam, Darul Harbi dan Dal-Al-Ahd atau Dal-Al Sulhi .



1. Darul Islam (Negara Islam).

            Kebanyakan para ulama mendefinisikan Darul Islam sebagai negara yang menerapkan hukum-hukum Islam dan diperintah oleh penguasa muslim

Imam Al Buijarimi As Syafi'i menyebutkan bahwa "darul Islam" adalah negeri yang ditempati kaum muslimin sekalipun di dalamnya ada orang Kafir Dzimmi (ahlu dzimmah), atau negeri yang dibebaskan dan ditundukkan oleh kaum muslimin, atau dulu pernah dihuni kaum muslimin kemudian dikuasai oleh kaum kafir (lihat Hasyiyah Al Buijarimi Juz 4 hal 220).

Imam Ibnul Qayyim berkata,” Mayoritas ulama mengatakan bahwa Daarul Islam adalah negara yang dikuasai oleh umat Islam dan hukum-hukum Islam diberlakukan di negeri tersebut. Bila hukum-hukum Islam tidak diberlakukan, negara tersebut bukanlah Daarul Islam, sekalipun negara tersebut berdampingan dengan sebuah Daarul Islam. Contohnya adalah Thaif, sekalipun letaknya sangat dekat dengan Makkah, namun dengan terjadinya fathu Makkah ; Thaif tidak berubah menjadi Daarul Islam.” [Ahkamu Ahli Dzimmah 1/366, Ibnu Qayyim, cet. Daarul Ilmi lil malayiin, 1983 M].

Dalam hal ini perlu dijernihkan perbedaan antara negara Islam (Darul Islam) dan negeri Islam (Balad Islami). Negeri Islam adalah negeri yang status tanahnya 'usyriyah maupun kharajiyah, baik pernah berada di dalam wilayah khilafah Islamiyah maupun hanya sekedar pemerintahan Islam belaka, alias sultan Islam yang belum bergabung dengan khilafah, seperti kesultanan Islam di Indonesia pada masa lalu. Sedangkan Negara Islam adalah negara yang sistem keamanan negara itu dijamin secara mandiri oleh kaum muslimin (tanpa campur tangan kekuatan militer dan politik asing) dan di dalamnya diterapkan hukum-hukum Islam.

Dari ketiga pendapat di atas tersimpul sikap yang sama yang harus diambil kaum muslimin yaitu, menjadikannya negeri yang harus dibebaskan dari kekuasaan belenggu kekufuran[3].

2. Darul Harb

Persoalan menjadi rumit setelah sejumlah negeri Islam dikuasai oleh orang-orang kafir dan terpaksa ditinggalkan oleh kaum muslimin --seperti Andalusia (Spanyol), Macedonia, Balkan,Yugoslavia, Palestina, India, dan lain-lain. Apakah negeri-negeri tersebut statusnya masih milik kaum muslimin ataukah tidak? Jika benar, sejauh mana kewajiban kaum muslimin mengambilnya kembali?

Mengenai hukum sebagian wilayah dunia Islam yang kehilangan kedaulatan Islam di sana, para fuqaha berbeda pendapat. Pertama, Muhammad Al Hasan dan Abu Yusuf menyebutkan bahwa negeri-negeri Islam yang kehilangan kedaulatan itu menjadi hilang sifat keislamannya dan tidak bisa dianggap sebagai bagian dari wilayah dunia Islam.

Kedua, menurut Abu Hanifah negeri tersebut berubah statusnya menjadi negeri yang harus diperangi (darul harb) jika memenuhi tiga syarat, yaitu: (1) sistem keamanan di negeri itu dikontrol oleh orang-orang kafir, (2) tampilnya hukum-hukum kufur diberlakukan di sana menggantikan posisi hukum Islam, dan (3) negeri itu telah bersambungan dengan negeri kufur dan susah dijangkau kaum muslimin. Ketiga, pendapat sebagian ulama madzhab Syafi'i bahwa negeri Islam yang telah dikuasai oleh orang-orang kafir tidak hilang sifatnya sebagai negeri Islam.

Para ulama tidak menjadikan syarat-syarat yang disebutkan oleh Imam Abu Hanifah sebagai standar penamaan sebuah Daarul Islam, bahkan kedua murid senior beliaupun, Qadhi Abu Yusuf dan Muhammad bin Hasan Asy Syaibani, turut menyelisihi pendapat beliau, sebagaimana disebutkan oleh Imam As Sarkhasi. Hal ini juga disebutkan oleh Imam ‘Alau-din Al Kasani, di mana beliau menyebutkan alasan kedua murid senior Imam Abu Hanifah dengan mengatakan,” Sesungguhnya setiap negara itu dinisbahkan kepada Islam atau kekafiran. Sebuah negara hanya dinisbahkan kepada Islam jika hukum-hukum yang diberlakukan di negara tersebut adalah hukum-hukum Islam. Sebaliknya[4],

3.Dal-Al-Ahd

Daarul ‘Ahdi yaitu negeri yang antara ia dengan negara Islam ada ikatan perjanjian (dengan syarat kompensasi yang diserahkan kepada negara Islam). Pengertian lain Darul ‘Ahd ialah negara non muslim yang mengikat perjanjian dengan Darul Islam bahwa mereka tidak akan memerangi Darul Islam dan akan membayar jizyah selama keamanan mereka dijamin oleh Darul Islam penjanjian damai atau perjanjian gencatan senjata sebagaimana Mekkah pada tempo antara masa Perjanjian Hudaybiyah sampai Fathu Makkah (6-8H). Dan tidak boleh melakukan perjanjian kepada kuffar untuk damai dan tidak melakukan peperangan melainkan atas dasar melihat kemaslahatan kaum muslimin seperti misalnya kaum muslimin lemah berdasarkan firman Allah Ta’ala : “janganlah kalian merasa lemah dan mengajak damai padahal kalianlah yang paling tinggi (QS Muhammad : 35)

Hal itu disebabkan Allah Subhanahu wa Ta’ala mewajibkan kita memerangi Kuffar hingga seluruh Diin hanyalah milik Allah dan Dia tidak mewajibkan kita untuk memberikan perdamaian atau perjanjian kepada mereka kecuali saat kita memerlukannya. Allah Ta’ala berfirman “maka bunuhlah orang -orang musyrik di mana saja kalian jumpai mereka (QS At-taubah :5). Dan Allah Ta’ala berfirman :  “Dan perangilah mereka hingga tidak ada lagi fitnah dan Diin seluruhnya milik Allah (QS Al-anfal 39)[5]



4.Dal-Al Sulhi

kata asalnya As-sulhi adalah perdamaian, maka Dar-Al Sulhi adalah Negara nonmuslim yang terikat perjanjian damai dengan Negara islam. dicontohkan ketika Rasulullah memimpin Madinah terjadilah traktat antara kaum Yahudi dan kaum muslimin yang dikenal dengan perjanjian Hudaibiyah dan perjanjian Aqabah

Negara Madinah merupakan realitas regional yang berwawasan internasional. Negara ini telah melampaui realitas zamannya, sebab penduduknya percaya bahwa mereka merupakan bagian dari mata rantai umat Islam sebelumnya yang dipimpin para Rasul. Secara psikis, Madinah pun telah melampaui realitas regionalnya, sebab penduduknya telah terlibat aktif dalam konflik internasional dengan Persia dan Romawi, khususnya dalam konflik ekonomi, politik, dan agama. Negara Madinah dengan kondisinya tersebut kemudian mengokohkan Dunia Arab dan seluruh umat manusia di sana sebagai basis dan alat integrasi. Hal itu dikarenakan Arab mempunyai misi samawi.

Terkadang muncul istilah istilah khusus tentang pembagian negara Islam secara parsial pada kitab-kitab Ulama seperti :

1. Daarul Baghyi yakni negeri yang mana sebuah kelompok bughat (pemberontak) atau khawarij menyendiri pada suatu wilayah di dalam negara Islam dan mereka independen menjalankan hukum-hukum di sana. kebalikan dari darul baghyi ini adalah Daarul Adl suatu negeri yang berada dibawah kekuasaan Imam kaum muslimin.

2. Daarul Fusqy yakni manakala kefasikan merata di suatu wilayah dalam negara Islam. Berkata Syaukani: “Ja’far bin Mubasy-syir serta sebagian kalangan Hadawiyah berpendapat akan wajibnya hijrah dari Daarul Fusqy (negeri penuh kefasikan) dengan menqiyaskan kepada negara kafir. Padahal ini merupakan qiyas dengan sesuatu yang berbeda. Maka yang benar adalah tidak wajibnya hijrah dari Daarul fusqy sebab ia tetap sebagai Negara Islam (Naiul Author 8/179)

Saya katakan: akan tetapi dianjurkan meninggalkan negeri yang banyak tersebar di dalamnya kemaksiatan sebagaimana pada hadits tentang pembunuh seratus orang. Dalam hadits tersebut, orang itu diberi tahu oleh orang alim tentang upaya yang membantunya untuk taubat adalah berpindah dari negerinya yang telah ia sifatkan sebagai negeri yang buruk dan supaya ia pergi ke negeri yang terdapat di sana orang-orang saleh yang bersama mereka ia dapat beribadah kepada Allah.

3. Daar Ahli Dzimmah yaitu negeri yang bukan Daarul ‘Ahdi atau Daarul Sulhi (negara yang mengikat perjanjian damai dengan Daulah Islamiyah) yang keduanya termasuk bagian dari negara kafir. Adapun Daar Ahli Dzimmah maka ia adalah negara Islam sebagaimana Khaibar setelah ditaklukkan kaum Muslimin pada masa Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Sallam. Sifat Daar Ahli Dzimmah adalah sebagaimana yang dikatakan Muhammad bin Hasan Rahimahullah ;”Jika amir pasukan mengepung penduduk salah satu kota musuh lalu sebagian mereka menyatakan kami menyerah dan yang lain menyatakan kami menjadi ahli Dzimmah dan tetap berada ditempat tinggal kami. Jika kaum muslimin mampu menjadikan bersama mereka orang yang mampu memerangi Ahlul Harb yang ada pada mereka dan memberlakukan pada mereka hukum Islam maka amir tersebut harus melakukannya”. Berkata pensyarah Sarkhasyi : “Sebab memberlakukan hukum-hukum kaum muslimin di negeri mereka (Kafir) masih bisa dan negeri tersebut menjadi negeri kaum muslimin lewat pemberlakuan hukum-hukum kaum muslimin. Maka Imam menjadikannya sebagai negara Islam dan penduduknya sebagai ahlu Dzimmah, (Sair Kabiir 5/2196-2197). Demikian penjelasannya. Maksud penyebutan bagian - bagian ini adalah dalam rangka mengenalkan pada pelajar jika mereka mau membacanya pada kitab-kitab yang mu’tabar[6].

KLASIFIKASI WARGA NEGARA

                        Untuk ini telah dirumuskan tentang klasifikasi masyarakat yang hidup dalam suatu Negara, pendapat Mujar dalam hal ini menggolongkan pada warga Negara Muslim, Zimmy, Musta’min dan penggunaan istilah untuk nonmuslim itu sudah menjadi tidak relevan lagi untuk kehidupan yang plural sekarang ini karena ini mengedepankan asas persamaan, dan untuk menghilangkan diskriminasi.

                        Adapun menurut A. Rahman I doi ada tiga kategori nonmuslim

1. Kaum Zimmy yang mengakui Negara Islam atau terikat perjanjian

2. Kaum Zimmy yang ditaklukkan

3.Orang nonmuslim yang tinggal di Negara Islam dan menjadi warga Negara

4.Orang nonmuslim yang tinggaldi Negara Islam untuk sementara

5.Penduduk asing yang memilih dengan suka rela hidup diwilayah Negara Islam

Melihat hal ini kiat yang berbicara masalah perdamaian dan kerukunan antar umat beragama, nonmuslim yang hidup bukan sebagai parasit yang merugikan atau tidak bermaksud untuk memerangi kaum muslim, maka dalam hal ini umat Islam wajib berlaku naik dan adil terhadap orang nonmuslim seperti yang dicontohkan Rasul dalam perjanjian Hudaibiyah dan piagam Madinah, yang mana pada piagam Madinah itu dibuat bukan hanya untuk memperhatikan kepentingan dan kemaslahatan masyarakat muslim saja, melainkan juga memperhatikan kemaslahatan masyarakat nonmuslim, piagam itu menjadi tujuan utama beliau untuk mempersatukan penduduk madinah secara integral yang terdiri dari unsur-unsur heterogen, yang menjamin hak kelompok sosial dengan memperoleh persamaan dalam masalah-masalah umum sosial dan politik sehingga ia dapat diterima oleh semua pihak termasuk kaum Yahudi[7].



DAFTAR PUSTAKA



Mujar Ibnu Syarif, Hak-Hak Politik Minoritas Dalam Komunitas Islam

Jakrta : Angkasa Bandung, 2003



Suyuti pulungan yang mengutip pandapat Hasan Ibrahim Hasan dalam karyanya, Prinsip-prinsip Pemerintahan Dalam Piagam Madinah Ditinjau Dari Pandangan Al qursosialan, Jakarta : Grafindo persada, 1994

Oleh:
Very Nur Septian         C31206011





[1] http://langitan.net/?p=126

[2] Mujar Ibnu Syarif, Hak-Hak Politik Minoritas Dalam Komunitas Islam
(Jakrta : Angkasa Bandung, 2003), hal 33

[3] http://www.angelfire.com/de/assalam/assalam040.html

[4] http://abahzacky.wordpress.com/2007/08/02/antara-negara-islam-dan-negara-kufur

[5] http://abahzacky.wordpress.com/2007/08/02/antara-negara-islam-dan-negara-kufur


[7] Suyuti pulungan yang mengutip pandapat Hasan Ibrahim Hasan dalam karyanya, Prinsip-prinsip Pemerintahan Dalam Piagam Madinah Ditinjau Dari Pandangan Al qursosialan, (Jakarta : Grafindo persada, 1994) ops, cit 97